logo


Demi Lestarikan Elang Jawa, Pertamina Rela Gelontorkan Kocek Segini!

Siti adalah elang ke-37 yang dilepasliarkan pusat konservasi binaan Pertamina Geothermal Energi Area Kamojang tersebut sejak akhir 2015.

4 Maret 2019 21:12 WIB

Ilustrasi gedung Pertamina.
Ilustrasi gedung Pertamina. JITUNEWS/Rezaldy

KAMOJANG, JITUNEWS.COM - Jumat (1/3/2019), Siti kembali bisa terbang diantara hutan Kamojang. Ia bisa kembali ke habitatnya setelah direhabilitasi selama delapan bulan di Pusat Konservasi Elang Kamojang.

Siti adalah elang ke-37 yang dilepasliarkan pusat konservasi binaan Pertamina Geothermal Energi Area Kamojang tersebut sejak akhir 2015.

Vice President CSR & SMEPP Pertamina, Agus Mashud; Vice President Stakeholder Relations, Tengku Mirasfi; dan GM Area Kamojang PGE, Wawan Darmawan, pun menyaksikan pelepasliaran tersebut.


Klaim Arcandra, Tiga Hal Ini Buktikan Gross Split Laris Manis, Apa Saja?

Pelepasliaran Elang kali ini sekaligus diisi dengan simbolisasi penyerahan bantuan yang rutin dilakukan sebesar Rp 1,6 miliar yang diserahkan Vice President CSR & SMEPP Pertamina, Agus Mashud.

“Pendanaan yang kami berikan sejak 2015 ini dimaksudkan agar Pusat Konservasi Elang Kamojang dapat semakin fokus dalam menjaga keanekaragaman hayati sekaligus memacu lembaga lain ikut serta mendukung pelestarian Elang Jawa di konservasi ini,” jelasnya.

Agus Mashud berharap, bantuan ini dapat mengembangkan Pusat Konservasi Elang Kamojang lebih maju lagi.

Seperti diketahui, pendirian Pusat Konservasi Elang Kamojang merupakan inisiasi PGE bersinergi dengan BBKSDA Jawa Barat dan Forum Raptor Indonesia.

Menurut Wawan, selain untuk menjaga keanekaragaman hayati dari kepunahan, konservasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Masyarakat sekitar juga diberdayakan sebagai penyedia pakan elang. Bahkan, saat ini konservasi ini menjadi destinasi wisata edukasi,” jelas Wawan.

Begini Cara PGE Sosialisasikan Energi Panas Bumi

Halaman: 
Penulis : Riana