logo


Resmikan Proyek Listrik Baru dan Sumur Bor Air Tanah di Sarolangun, Jonan: Yang Penting adalah..

Jonan mengatakan bahwa sekarang listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat

4 Maret 2019 20:06 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, Minggu (3/3) kemarin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarolangun, Jambi untuk meresmikan proyek infrastruktur listrik baru dan sumur bor air tanah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, Minggu (3/3) kemarin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarolangun, Jambi untuk meresmikan proyek infrastruktur listrik baru dan sumur bor air tanah. Dok. KESDM

Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana, menyampaikan bahwa rasio elektfikasi Provinsi Jambi telah mencapai angka 98,09% atau hampir mendekati rasio elektrifkasi nasional sebesar 98,3%.

"Sedangkan rasio elektrifikasi di Kabupaten Sarolangun sebesar 92,66%, Batanghari 84,63%, Muaro Jambi 92,76%, Bungo 93,09%, Tebo 81,82%, Merangin 93,95%, Kerinci 89,17%, dan Kota Sungai Penuh 89,93%," ungkap Rida.

Dengan beroperasinya gardu induk dan jaringan transmisi tersebut akan mengoptimalkan pasokan listrik di berbagai kabupaten di Jambi termasuk menggantikan suplai listrik dari pembangkit berbahan bakar diesel. Sehingga terdapat potensi penghematan di wilayah Sarolangun sebesar Rp 9,2 miliar per tahun sedangkan wilayah Bangko-Merangin-Sungai Penuh sebesar Rp 28 miliar per bulan. Selain itu juga terdapat potensi tambahan penjualan listrik PLN di wilayah Soralangun sekitar Rp 53 miliar per tahun.


TKDN Industri Migas 2019 Diharapkan Capai…

Sumur Bor Berikan Akses Air Bersih Bagi Warga

Pada periode tahun 2005 sampai dengan 2018, Badan Geologi, Kementerian ESDM telah membangun sumur bor di daerah sulit air bersih di seluruh Indonesia sebanyak 2.288 unit sumur bor yang dapat melayani 6,6 juta jiwa.

Untuk di Provinsi Jambi sendiri, pada periode 2015-2018 telah dibangun sebanyak 40 unit, tersebar di 9 kabupaten yang mampu melayani sebanyak 112.500 jiwa penduduk.

Pada tahun 2018, Kementerian ESDM telah bangun 506 unit sumur bor di 27 provinsi termasuk 12 unit di 6 kabupaten di Provinsi Jambi. Sumur-sumur tersebut mampu melayani 38.952 jiwa penduduk. Adapun 2 dari 12 sumur bor di Jambi telah kami resmikan pertengahan tahun lalu.

"Yang paling pas pak Gubernur (Jambi) mengajukan usulan program air bersih untuk 5 tahun. Misalnya 200 unit. Karena 200 unit itu bisa memberikan layanan air bersih hingga 700 ribu orang. Itu sekitar 20% masyarakat Jambi," ungkap Jonan.

Sebagaimana diketahui 6 titik sumur bor air tanah di Provinsi Jambi tersebut berada di Kabupaten Sarolangun, Batanghari, Muaro Jambi, Tebo, Bungo, dan Merangin.

Luhut Jamin Nasib Buruh Lokal di Blok Rokan

Halaman: 
Penulis : Riana