logo


Mendagri Minta ASN untuk Tidak Netral, Sandiaga Malah Bilang "Saya Mau Husnuzan, Saya Gak Mau..."

"Aparatur sipil negara sebagai birokrasi, di pusat, daerah Anda tidak boleh netral"

3 Maret 2019 20:43 WIB

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Instagram @sandiuno

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno tidak mau berkomentar lebih jauh terkait pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak netral dalam Pilpres 2019.

"Saya mau huznuzan saja. Saya nggak mau komentar, karena kalau diplesetkan sedikit itu berpotensi mencederai netralitas dari ASN," jelas Sandi kepada wartawan di Hotel Sahid, Jakarta (3/3).

Baca Juga: Ketua DPP Demokrat Ngadu Pesawatnya Delay ke Jokowi, Netizen: Ibu Negara Kena Delay, Biasa Aja


Amien Rais Minta KPU Diaudit Forensik, Sandi: Memastikan Sistemnya Tidak Bisa Di-hack

Ungkap Pamannya Jadi Penasihat Jokowi, Sandi Malah Banjir Pujian dari Netizen, "Pemuda yang Bijaksana"

Sebelumnya, Tjahjo Kumulo dalam acara rapat koordinasi program pengembangan sumber daya manusia kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) se-Indonesia di Yogyakarta (2/3), ia meminta ASN tidak boleh netral.

"Aparatur sipil negara sebagai birokrasi, di pusat, daerah Anda tidak boleh netral," ucap Tjahjo.

"Dari manapun dia berasal, partai manapun, suku agama apapun, harus tegak lurus. Termasuk gubernur juga, ini bagian tidak terpisahkan. Tugas kita ya harus mendukung, jangan sekarang ada netral, malah ada yang gak mau tahu, ikut menyerang menentang kebijakan pusat," pungkasnya.

Ungkap Pamannya Jadi Penasihat Jokowi, Sandi Malah Banjir Pujian dari Netizen, "Pemuda yang Bijaksana"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata