logo


Gaet Masyarakat Kelistrikan Indonesia, PLN Gali Potensi Sumber EBT di Kalbar

Potensi energi baru terbarukan terbesar di Kalimantan Barat diantaranya berasal dari bioenergi.

28 Februari 2019 08:58 WIB

PLN Kalbar menggelar seminar sehari bersama Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) di Pontianak, Senin (26/2) lalu.
PLN Kalbar menggelar seminar sehari bersama Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) di Pontianak, Senin (26/2) lalu. ist

PONTIANAK, JITUNEWS.COM - Potensi sumber energi baru terbarukan di Kalimantan Barat untuk menghasilkan listrik sangat besar. Bioenergi diyakini menjadi salah satu sumber energi pembangkit listrik ramah lingkungan di Kalimantan Barat.

Bahasan tentang bioenergi ini menjadi tema utama seminar sehari yang digelar oleh PLN bersama Masyarakat Kelistrikan Indonesia (MKI) di Pontianak, Senin (26/2) lalu.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat, Agung Murdifi, menyatakan, potensi energi baru terbarukan terbesar di Kalimantan Barat diantaranya berasal dari bioenergi.


Kabar Bagus! Pengembangan Sumur Minyak Akasia Bagus Menunjukan….

"Kalimantan Barat lekat sekali dengan bioenergi. Luas lahan sawit di Kalbar mencapai 1.312.517 Ha atau setara dengan 64% dari total lahan perkebunan yang ada. Potensi semestinya kita optimalkan untuk memperoleh energi yang ramah lingkungan serta terjangkau bagi masyarakat," papar Agung.

"Sudah ada pengembang yang membangun dan mengoperasikan pembangkit listrik baik tenaga biomassa maupun biogas di Kalimantan Barat. Ada pembangkit listrik biomassa Rezeki di Siantan 10 MW dan excess biomass 3,5 MW di Ketapang," lanjut Agung.

Menurut Agung, seminar ini merupakan wujud komitmen PLN untuk menggali potensi sumber energi baru dan terbarukan (EBT) yang ada di Kalimantan Barat, mulai dari energi mikro hidro, biomassa, biogas, hingga tenaga surya.

"Saya melihat potensi EBT di Kalbar ini cukup berlimpah, sementara minat pelaku usaha untuk berinvestasi dibidang ketenagalistrikan juga cukup tinggi," ujar Agung.

"Upaya optimalisasi penggunaan EBT di Kalbar selain akan membantu meningkatkan penggunaan bauran energi terbarukan secara nasional juga tentunya akan memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat di Bumi Khatulistiwa ini. Untuk itu diperlukan perhatian dan keseriusan dari berbagai pihak, baik pemerintah, tokoh masyarakat maupun lembaga legislatif serta institusi terkait lainnya," pungkas Agung.

 

Mantap! 100% Desa di Sumbar Kini Terang Benderang

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×