logo


Gandeng Proyek TPSA Kanada, Kemendag Gelar Lokakarya Pameran Dagang Internasional

Lokakarya ini diselenggarakan untuk menyebarluaskan informasi panduan yang disusun TPSA Kanada. 

27 Februari 2019 13:36 WIB

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Arlinda.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Arlinda. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional bekerja sama dengan Trade and Private Sector Assistance (TPSA) Project Kanada menyelenggarakan lokakarya dengan tema “Attending and Benefiting from International Trade Show” di Jakarta, pada Selasa (26/2).

Lokakarya ini diselenggarakan untuk menyebarluaskan informasi panduan yang disusun TPSA Kanada.

Panduan tersebut bertujuan membantu para pelaku usaha, kementerian/lembaga, asosiasi pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengorganisasi dan berpartisipasi di pameran internasional agar lebih maksimal.


Revitalisasi Pasar Rakyat, Jurus Jitu Kemendag Perkuat Ekonomi Kerakyatan

“Melalui lokakarya ini diharapkan para pelaku usaha mendapat pengetahuan bagaimana memaksimalkan pameran internasional dan mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam pameran dagang,” ungkap Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Arlinda.

Arlinda menyampaikan, pembekalan tentang bagaimana mengikuti suatu pameran dagang internasional sangat dibutuhkan. Hal ini agar pelaku usaha dan para pemangku kepentingan terkait dapat mengkaji dan memilih dengan cermat kesesuaian pameran perdagangan internasional dengan produk yang dipromosikan.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor, Marolop Nainggolan, menambahkan, melalui lokakarya ini diharapkan pelaku usaha, asosiasi atau instansi yang membina kegiatan promosi dapat mengikuti pameran dagang internasional lebih tepat sasaran dan efisien. Hal ini mengingat besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mengikuti pameran internasional.

“Kemendag akan berupaya meningkatkan daya saing pelaku usaha Indonesia untuk mengembangkan ekspor dengan dukungan dari mitra kerja, baik dalam maupun luar negeri,” imbuh Marolop.

Hadir sebagai pembicara pada lokakarya ini adalah Manager Asia pada Trade Facilitation Office Canada and TPSA Project Zaki Munshi. Dalam lokakarya ini disampaikan bagaimana mengidentifikasi dan memilih pameran yang sesuai dengan kebutuhan, menyiapkan beberapa perangkat yang mendukung persiapan dalam memamerkan produk, menyusun penawaran ekspor, proses selama pameran, dan evaluasi setelah pameran.

Selain itu, disampaikan juga bagaimana tindak lanjut pasca pameran dagang agar para pelaku usaha dapat mengkuti pameran internasional yang tepat sasaran.

Lokakarya ini diikuti sekitar 100 orang peserta yang berasal dari pelaku ekspor/calon eksportir, asosiasi, kementerian/lembaga yang membina promosi, dan perdagangan. Pada lokakarya ini, beberapa pelaku usaha binaan TPSA turut memberikan kesaksian tentang keberhasilannya dalam mengikuti pameran-pameran dagang internasional berdasarkan rekomendasi TPSA.

TPSA adalah proyek yang didanai Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC) dan dilaksanakan oleh The Conference Board of Canada selama lima tahun. Tujuan proyek ini yaitu untuk, mendukung pertumbuhan ekonomi melalui intensifikasi perdagangan dan investasi dengan mendorong perdagangan antara Indonesia dan Kanada.

Selain itu, juga untuk meningkatkan peluang dan kemitraan investasi dan perdagangan yang berkelanjutan antara Indonesia dan Kanada.

Perketat Importasi Produk Ban, Kemendag Terbitkan Ini…

Halaman: 
Penulis : Riana