logo


Teknologi PLTU Cilacap Ternyata Banyak Kelebihannya, Apa Saja?

Diketahui, pembangunan PLTU ini menelan biaya investasi sebesar US$ 899 juta atau Rp 12,57 triliun (kurs Rp 13.900).

27 Februari 2019 10:09 WIB

PLTU Cilacap
PLTU Cilacap merdekacom

CILACAP, JITUNEWS.COM - Senin (25/2) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ekspansi 1 kapasitas 1x660 MW di Desa Karangkandri, Slarang, dan Manganti, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Diketahui, pembangunan PLTU ini menelan biaya investasi sebesar US$ 899 juta atau Rp 12,57 triliun (kurs Rp 13.900).

Menyoal kelebihannya, PLTU Cilacap Ekspansi I ini ternyata menggunakan Super-Critical Boiler (SCB) berbahan bakar batu bara Low Range (4.200 kilo kalori per kilogram) serta dilengkapi dengan Electristastic Precipitator dan Fluidized Gas Desulphurizaton (FGD) yang didesain untuk dapat beroperasi secara efisien dan ramah lingkungan.


Tenang, Pasokan Solar di Bontang Aman

Menurut Direktur Utama PT Sumber Segara Primadaya (S2P), Agus Nurwahyudi, teknologi SCB dinilai lebih efesien dan murah untuk produksi listrik dibanding PLTU konvensional.

"Lebih murah (dengan teknologi SCB) itu tadi. (PLTU) yang 300 Megawatt (atau) konvensional itu batu bara bisa kebakar habis energi tidak termanfaatkan secara maksimal. Tapi kalau yang super critical (SCB) itu yang tidak kebakar. Jadi sedikit yang lolos jadi sedikit. Makanya kalau yang 1.000 (MW) bisa sampai 41-42 persen, kalau konfensional 30-36 persen (pemanfaatan batu bara)," kata Agus, sebagaimana dikutip dari kumparan.

Dari sisi efesiensi produksi, sambung Agus, teknologi SCB juga dinilai lebih baik dibanding PLTU konvensional. Hal ini disebabkan tempratur yang jauh lebih panas dibanding PLTU konvensional, yaitu sekitar 500-700 derajat celcius.

"Jadi bagus. Jadi misalnya masuk 100 (persen) bisa keluar 50 persen. Yang lain (konvensional) hanya keluar 30 persen. Ini 50 persen," tuntasnya.

 

Mantap! PLTU Cilacap Ekspansi II Ternyata Serap Tenaga Kerja Sebanyak…

Halaman: 
Penulis : Riana