logo


MPP Kembali Gelar Aksi Bela Gubernur Papua, "Kami Sudah Cinta NKRI, Tapi Kalau Indonesia Tidak Cinta Kami...."

"KPK ini sudah keterlaluan berupaya mengkriminalisasi orang yang sudah bersusah payah membangun tanah Papua"

26 Februari 2019 15:55 WIB

Aksi MPP di depan KPK Bela Gubernur Papua Lukas Enembe (26/2)
Aksi MPP di depan KPK Bela Gubernur Papua Lukas Enembe (26/2) Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ratusan massa dari Masyarakat Peduli Papua (MPP) kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk memberikan dukungan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe yang diduga telah dikriminalisasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi unjuk rasa ini digelar di Gedung KPK RI, Jakarta, Selasa (26/2).

MPP secara serentak mengecam dugaan kriminalisasi KPK terhadap Gubernur Lukas Enembe. Bahkan MPP menegaskan siap berjuang hingga titik darah penghabisan  menjaga marwah Lukas Enembe yang sedang dalam bayang bayang dipaksakan dugaan kriminalisasi oleh KPK.  

Baca Juga: Puji Jokowi, Sri Mulyani: Secara Jauh Lebih Sistematis dan Terintegrasi


Masyarakat Peduli Papua Peringatkan KPK, "Bahkan Membawa Massa Lebih Banyak Lagi Sampai..."

Diangkat Jadi Bapak Kabupaten Manggarai Barat, Sandiaga: Ini yang Membuat Prabowo-Sandi Terus Meminta....

"Kami siap hidup dan mati menjaga Bapak Gubernur Lukas Enembe dari upaya dugaan kriminalisasi oleh KPK. Karena Bapak Gubernur Lukas Enembe tidak bersalah dan beliau sudah banyak berbuat untuk membangun tanah Papua," ujar Koordinator MPP, Zakeus.

Selain itu, Zakeus juga mengancam akan mendirikan tenda dan membuat dapur darurat di depan Gedung KPK jika Agus Rahardjo cs tidak meminta maaf kepada rakyat Papua dan Lukas Enembe.

"Jika KPK tak memberikan jawaban dan meminta maaf maka jangan salahkan kami jika rakyat Papua mendirikan tenda dan membuat darurat di sini. Ibu-ibu akan memasak didepan KPK, kita cinta dengan Bapak Lukas Enembe," tuturnya.

AMP: "KPK Harus Netral, Jangan Jadi Alat Politik"

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata