logo


Keren, Bank Sampah Binaan PLN Bisa Hasilkan Rp 950 Juta!

Sampai Februari 2019, BSI Gesit mempunyai 317 nasabah unit, bukan perseorangan

26 Februari 2019 14:51 WIB

Untuk membantu mengurangi masalah sampah, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mempunyai 4 binaan Bank Sampah.
Untuk membantu mengurangi masalah sampah, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mempunyai 4 binaan Bank Sampah. ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Untuk membantu mengurangi masalah sampah, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mempunyai 4 binaan Bank Sampah. Keempat Bank Sampah tersebut adalah Bank Sampah Induk (BSI) Jakarta Selatan, Bank Sampah Anyelir Jakarta Timur, Bank Sampah Mandiri Sejahtera Kota Tangerang, dan Bank Sampah Anggrek Ciliwung Jakarta Selatan.

Dari 4 bank sampah binaan PLN, rata-rata 306 ton kg sampah bisa ditampung dalam setahun dengan pendapatan bank sampah mencapai Rp 1 miliar.

Bank sampah binaan yang terbesar, yakni Bank Sampah Induk (BSI) Gesit Jakarta Selatan yang mampu menampung sampah hingga 300 ton setahun dan memperoleh pendapatan Rp 950 juta.


Gandeng PLN, Pertamina Hemat Biaya Operasional Kilang Hingga Rp 1,6 M

Sampai Februari 2019, BSI Gesit mempunyai 317 nasabah unit, bukan perseorangan. Nasabah unit tersebut merupakan bank-bank sampah kecil di Jakarta Selatan yang langsung menampung sampah dari nasabah perseorangan.

"PLN ingin berkontribusi secara nyata terhadap pengurangan sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Ikhsan Asaad, dalam keterangan tertulis, Kamis (21/2/2019).

Ikhsan melanjutkan, bank sampah merupakan cara PLN untuk turut serta dalam kepedulian terhadap pengurangan sampah. Terlebih hari ini merupakan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

PLN juga turut mendukung gerakan Indonesia Bebas Sampah 2020 yang terus digelorakan pemerintah. Hal ini direalisasikan dengan membina bank sampah agar masyarakat sadar bahwa sampah adalah masalah yang tidak boleh disepelekan.

"Dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini PLN mengajak seluruh masyarakat untuk ramai-ramai memilah sampah sejak di rumah dan menabung di bank sampah sebagai wujud nyata kepedulian terhadap bumi kita," kata Ikhsan.

Keberadaan bank sampah ini sudah diakui menjadi salah satu alternatif pengurangan sampah yang dibuang ke tempat pembuangan sementara maupun akhir. Selain itu, masyarakat juga bisa merasakan dampak ekonomi dari keberadaan bank sampah tersebut.

Tak hanya pembinaan bank sampah, PLN UID Jakarta Raya juga berupaya untuk ikut andil dalam pengurangan sampah dengan melakukan beberapa aksi.

Di antaranya setiap pegawai diwajibkan membawa botol minuman sendiri dan tidak menggunakan air minum kemasan, mengurangi penggunaan tempat makanan sekali pakai, serta memilah sampah dari sumbernya langsung dengan penggunaan tempat sampah pilah.

Fantastis! Bangun PLTU Cilacap Ekspansi 1, Ternyata PLN Gelontorkan Dana…

Halaman: 
Penulis : Riana