logo


Banyak Diprotes, Kemenhub Bakalkan Rencana Batasi Jam Kerja Ojol

Pembatalan ini mempertimbangkan dengan banyaknya protes yang dilontarkan dari para pengemudi ojek online.

26 Februari 2019 13:17 WIB

Ilustrasi Go-jek.
Ilustrasi Go-jek. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatalkan rencana untuk membatasi jam kerja ojek online yang sebelumnya akan diberlakukan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengungkapkan, pembatalan ini mempertimbangkan dengan banyaknya protes yang dilontarkan dari para pengemudi ojek online.

"Sudah kami tiadakan, sudah kami ubah. Kan kami banyak merespons, bagaimana harapan dari para pengemudi. Sudah tidak ada lagi," kata Budi, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (25/2).


Lion Air Senggol Tiang Lampu Bandara, Kemenhub Lakukan Investigasi

Sebelumnya melalui peraturan menteri, jam kerja ojek online dibatasi selama delapan jam. Namun, karena banyak komplain dari para driver aturan tersebut akhirnya dihapus.

"Setelah kita melakukan uji publik ke beberapa kota-kota, ada usulan menyangkut masalah jam kerja yang tadinya ada dalam regulasi ojek online itu yang delapan jam itu banyak para pengemudi yang enggak setuju," jelas dia.

Budi menjelaskan, ada beberapa pertimbangan yang membuat Kemenhub menghapus peraturan tersebut, antara lain kondisi pekerja ojek online yang memiliki jam kerja bebas.

"Para pengemudi untuk ojol itu kan bekerja tidak full bekerja 24 jam tapi tidak juga mungkin dia selama 8 jam penuh, tidak bisa dihitung demikian. Saya kira masuk akal, jadi intinya yang penting mereka tahu mengapa kita membatasi jam kerja. Jadi artinya mungkin mereka ingin ada kebebasan," jelas dia.

"Jadi artinya tidak dari pagi sampe dengan siang 8 jam, mungkin dia bisa bekerja abis itu dia istirahat terus kerja lagi. Tapi kalo diakumulasi mungkin belum tentu lebih dari 8 jam," sambung Budi.

Seperti diketahui, sebelumnya Kementerian Perhubungan berencana akan membuat aturan mengenai jam kerja ojek online yang rencananya dibatasi 8 jam dalam 1 hari.

Rancangan aturan tersebut mengatur tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Kemenhub Tingkatkan Jaringan Penerbangan Intra Sumatera

Halaman: 
Penulis : Riana