logo


Yeay! Masyarakat di Empat Desa di Bone Kini Sudah Nikmati Listrik

Elektrifikasi Listrik deSa (LiSa) di Kabupaten Bone sangat menantang

26 Februari 2019 13:07 WIB

Ilustrasi listrik menyala
Ilustrasi listrik menyala hellokarimun.com

BONE, JITUNEWS.COM - Demi menggenjot target rasio elektrifikasi 100% di tahun 2019, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulselrabar akhirnya berhasil menyalakan listrik 4 desa di Kabupaten Bone.

Adapun, keempat Desa yang dilistriki antara lain Desa Langi Kec. Bontocani, Desa Langi tahap III, Kec. Bontocani, Desa Pattuku Kec. Bontocani, dan Desa Sadar Kec. Tellulimpoe.

Elektrifikasi Listrik deSa (LiSa) di Kabupaten Bone sangat menantang. Jauh dari hingar bingar kota, petugas PLN harus menempuh waktu 6 jam dari Kota Makassar untuk menjangkau desa-desa tersebut.


Catat! Per 1 Maret PLN Kasih Diskon Tarif Rumah Daya 900 VA

Kondisi jalan setapak dengan kondisi geografis pegunungan hanya bisa dijangkau dengan kendaraan khusus dan motor trail. Namun dengan semangat optimisme, PLN mampu melistriki keempat desa tersebut dalam jangka waktu kurang lebih satu tahun.

Peresmian penyalaan listrik di keempat desa berlangsung di Desa Langi, Kec. Bintocani, Kab. Bone, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (20/2).

Peresmian ini dihadiri Bupati Kabupaten Bone, Fahsar Mahdin Padjalangi, Camat Bontocani, A. Akbar dan GM PLN UIW Sulselrabar, Bambang Yusuf.

Bambang berharap, masuknya listrik ke empat desa di Kabupaten Bone dapat meningkatkan perekonomian daerah setempat yang juga akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.

“PLN merupakan BUMN yang dituntut untuk mengemban tugas menjadi agen pembangunan hingga ke pelosok negeri. Untuk itu kami mengucap syukur dan turut berbahagia dengan masuknya listrik ke empat desa di Kabupaten Bone. Kami berharap anak-anak dari desa yang terpencil nan indah ini dapat menghasilkan generasi emas penerus bangsa yang nantinya dapat menjadi pemimpin di masa depan,” ungkap Bambang.

Fahsar juga menyambut positif dan optimis atas masuknya listrik PLN ke desa-desa.

“Dengan hadirnya listrik PLN, saya optimis desa dapat maju dan berkembang. Kita berharap anak-anak juga dapat belajar secara efektif dan menjadi penerus bangsa yang berkualitas,” tutup Fahsar.

Untuk melistriki keempat Desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kilo Volt (kV) sepanjang 26,15 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah 220 Volt sepanjang 15,825 kms. Total daya yang dialirkan sebesar 450 kVA untuk melayani 700 pelanggan.

Kini warga desa dapat menikmati dan memanfaatkan listrik untuk kegiatan usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan masyarakat.

Gandeng PLN, Pertamina Hemat Biaya Operasional Kilang Hingga Rp 1,6 M

Halaman: 
Penulis : Riana