logo


Novel Nilai yang Kritisi Puisi Neno Baper dan Sesat, "Puisi Neno Justru Dahsyat"

"Pandangan yang mengkritisi puisi Neno itu tak berdaliil, bahkan baper dan liar sebagaimana paham liberal yang sesat dan menyesatkan"

25 Februari 2019 09:26 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menilai puisi yang dibacakan Neno justru dahsyat. Berbeda dengan komentar lainnya yang menilai puisinya mengandung ancaman kepada Tuhan.

"Puisi Neno justru dahsyat, karena terinspirasi dari Perang Badar. Artinya jelas ada landasan dalil yang kuat, berdasarkan sunah nabi," jelas Novel yang Jitunews lansir dari pojoksatu.id (24/2).

Baca Juga: Kubu 02 Minta Jokowi Jangan Banyak Umbar Janji Saat Pidato Kebangsaan, Netizen: Lha Kok Sewot


Wapres JK Buka Suara Terkait Puisi Neno, "Saya Kira Keliru"

Bela Neno dari Tuduhan Ancaman Tuhan, Ustad Sani: Petahana Beraninya Sama Neno, Senang Serang Perempuan

Lebih lanjut, menurutnya, pihak-pihak yang justru mengritik puisi Neno merupakan pihak yang terbawa perasaan (baper) dan sesat.

"Pandangan yang mengkritisi puisi Neno itu tak berdaliil, bahkan baper dan liar sebagaimana paham liberal yang sesat dan menyesatkan," imbuh Novel.

"Mereka sudah teracuni pehamanan yang sesat," tandasnya.

Menko Luhut Komentari Puisi Neno, "Kata Gus Dur, Tuhan Tuh Gak Perlu Dilindungi"

Sebelumnya, di acara Malam Munajat 212, Neno Warisman membacakan puisi 'Munajat 212' yang disinyalir ada bentuk ancaman kepada Tuhan.

"Jangan serahkan kami kepada mereka yang tak memiliki kasih sayang kepada kami dan anak cucu kami. Jangan tinggalkan kami dan menangkan kami. Jika Engkau tidak menangkan, kami khawatir ya Allah kami khawatir tak ada lagi yang menyembahMu," ucap Neno.

Sekjen PBB Sebut Novel Bamukmin Ogah Mundur Karena Rugi

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata