logo


Biar Harga Jagung Tetap Stabil, Begini Imbauan Kementan

Sebagian besar sentra produksi jagung menunjukkan harga pipilan kering kadar air 15-17 persen menurun signifikan dari Rp 5.400/kg menjadi Rp 3.650/kg.

24 Februari 2019 15:04 WIB

Petani mengumpulkan jagung hasil panennya.
Petani mengumpulkan jagung hasil panennya. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Panen jagung di sejumlah sentra produksi diperkirakan berlangsung selama dua bulan ke depan. Panen ini diharapkan mampu diserap Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) secara maksimal. Langkah penyerapan perlu dilakukan supaya kondisi harga tetap stabil.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, sebagian besar sentra produksi jagung menunjukkan harga pipilan kering kadar air 15-17 persen menurun signifikan dari Rp 5.400/kg menjadi Rp 3.650/kg. Namun, harga tersebut akan kembali naik sesuai kualitas.

Adapun sentra produksi yang sedang panen ini antara lain berada di lokasi Tanah Karo, Simalungun, Lampung Timur, Gorontalo, Tanah Laut, Pandeglang, Grobogan, Blora, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Sragen, Wonogiri, Boyolali, Bone, Jeneponto, Bolmong, dan Minahasa Selatan.

Di tempat lain, Bupati Gunungkidul, Badingah, S.Sos mendatangi secara langsung panen raya di Kecamatan Playen yang memiliki luasan lahan 300 hektare. Di sana, awalnya harga panen mencapai Rp 4.000/kg. Namun seminggu kemudian, harga anjlok menjadi Rp. 3.500/kg.

Fenomena ini juga terjadi di Kabupaten Sragen. Di sana, harga panen maupun setelahnya mencapai Rp 4.000/kg dari harga awal sebesar Rp 5.000/kg.

"Tentu kita berharap harganya tetap stabil baik saat panen maupun setelah panen," kata Kepala Dinas Pertanian Sragen, Eka Rini Mumpuni, di lokasi panen raya jagung Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, belum lama ini.

Untuk itu, Eka Rini, meminta, perusahan jagung langsung menyerap hasil panen dengan harga 4.050 perkilo. Langkah ini merupakan upaya mengantisipasi jatuhnya harga saat panen raya maupun paska panen.

"Kami minta Bisi menyerap jagung petani disini dengan harga Rp 4.050/kg. Kalau kita hitung keuntungannya cukup lumayan Rp 50/kg," katanya.

Mentan Lepas Ekspor Manggis ke Tiongkok dan Beri Bantuan ke 10 Ribu Petani Milenial

Halaman: 
Penulis : Riana