logo


Sebut Puisi Neno Potongan Doa Perang Badar, Ma'ruf Amin Bilang "Sama Aja Anggap Jokowi dan Saya Kafir"

"Pertama, kok pilpres kaya Perang Badar, Perang Badar itu kan perang habis-habisan, mati-matian, hidup mati"

23 Februari 2019 19:03 WIB

Ma\'ruf Amin
Ma'ruf Amin Hallojawa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengomentari puisi Neno Warisman yang berjudul 'Munajat 212' yang dibawakan di acara Malam Munajat 212 di Monas (21/2) lalu.

Menurut Ma'ruf, puisi Neno tersebut merupakan potongan doa yang digunakan Nabi Muhammad SAW melawan pasukan Quraisy saat Perang Badar di Mekkah.

Baca Juga: Puji Puisi Neno, Fahri Hamzah: Benar-benar Mengetuk Langit


Balas Puisi Neno, Tim Jokowi Minta Ampunan Ada yang Mengancam Tuhan

Andi Arief Ungkap Sudirman Said Hendak Dihabisi, Netizen Bilang "Pak Jokowi Gak Seperti Itu"

"Bahkan ada yang berdoa menggunakan doa nabi ketika Perang Badar, kalau Perang Badar yaitu (perang) antara Islam dan kafir," jelas Ma'ruf di CNN Indonesia (22/2).

"Pertama, kok pilpres kaya Perang Badar, Perang Badar itu kan perang habis-habisan, mati-matian, hidup mati, kita kan milih pemimpin mana yang kita sukai," imbuh Ma'ruf.

Bahkan Ma'ruf mengatakan puisi tersebut sama saja menyebut Jokowi dan dirinya sebagai pihak kafir dalam ajang Pilpres ini.

Puisi Neno Warisman Disinyalir Mengancam Allah, Netizen: Semoga Allah Gak Marah Diancam Begitu

"Kedua menempatkan posisi yang lain sebagai seorang kafir, maka sama saja menganggap Pak Jokowi dan saya dianggap orang kafir," tandasnya.

Puji Puisi Neno, Fahri Hamzah: Benar-benar Mengetuk Langit

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata
 
×
×