logo


MUI Pusat Sesalkan Sikap MUI DKI yang Tak Bisa Kendalikan Munajat 212

MUI tidak melarang pengurusnya terjun ke politik asal tidak membawa nama institusi

23 Februari 2019 10:31 WIB

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menyayangkan MUI DKI Jakarta yang dinilai tidak mampu mengendalikan kegiatan Munajat 212 seperti tujuan semula, yakni berdoa, berzikir, dan bermunajat pada Allah SWT.

Zainut menilai acara yang diselenggarakan di Monas itu sudah tidak sesuai tujuan awal dan lebih menjurus ke politik praktis.

"Kami sangat menyayangkan atas sikap MUI Provinsi DKI sebagai salah satu pemrakarsa acara munajat 212 yang tidak mampu mengendalikan kegiatan tersebut agar tetap berada pada arah dan tujuan semula, yaitu untuk kegiatan berdoa, berzikir dan bermunajat kepada Allah SWT, untuk memohon keselamatan bangsa dan negara. Bukan untuk tujuan lain yang menjurus ke arah politik praktis dengan melibatkan diri aksi dukung mendukung salah satu paslon capres tertentu," ujar Zainut Tauhid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/2).


MUI DKI di Munajat 212, Ma'ruf Amin: Jangan Mempolitisasi MUI

Zainut ingin MUI tetap netral dan tidak terseret dalam kegiatan politik praktis.

Jawab Ma'ruf Amin Soal Munajat 212, MUI DKI: Niat Kita Cuma Satu, Bermunajat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata