logo


MPP Tuntut KPK Minta Maaf ke Gubernur Papua, "KPK Jangan Jadi Lembaga Jahiliyah"

"Kita tidak takut intimidasi oleh siapapun termasuk KPK, jadi KPK jangan sok paling benar"

21 Februari 2019 10:57 WIB

Aksi Masyarakat Peduli Papua (MPP) di depan Gedung KPK
Aksi Masyarakat Peduli Papua (MPP) di depan Gedung KPK Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ratusan massa Masyarakat Peduli Papua (MPP) melakukan aksi protes terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga melakukan kriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe.

Aksi demonstasi yang bertajuk 'SAVE LUKAS ENEMBE’ itu digelar di halaman Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta, Rabu kemarin (20/2).

Baca Juga: Peneliti LIPI Komentari Politisasi Agama dalam Pemilu 2019, "Seperti Cyber Jahiliyah Teori"


APPI Nilai KPK Lakukan Kriminalisasi Terhadap Lukas Enembe, "Jangan Dzolimi Gubernur..."

Amien Rais Disindir Soal Penguasaan Lahan, Faldo: Bukan Turun dari Langit, Pak Amien Itu Orang Sepuh

Dalam orasinya, Koordinator aksi Michael meminta kepada KPK agar tidak melakukan kriminalisasi terhadap Lukas Enembe.

"Save Lukas Enembe, lawan ketidakadilan dan lawan KPK. Save Lukas Enembe pemimpin dan juga anak adat atau Kepala Suku Papua," tegasnya.

Massa yang mengenakan pakaian adat Papua itu juga meminta Agus Rahardjo cs bisa hadir ke tanah Papua untuk segera meminta maaf kepada masyarakat adat Papua juga kepada Gubernur Papua Lukas Enembe.

Dinilai Kriminalisasi Gubernur Papua, KPK Didesak untuk Minta Maaf atau Bayar Rp 10 T

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata