logo


Tingkatkan Kualitas Layanan Navigasi, AirNav Gelontorkan Dana Fantastis!

Selama enam tahun memberikan layanan navigasi penerbangan, AirNav Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan

20 Februari 2019 16:27 WIB

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto (tengah), di acara talk show bertajuk “Meningkatkan Layanan, Merangkai Konektivitas” di Padang, Sumbar, Rabu (20/2).
Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto (tengah), di acara talk show bertajuk “Meningkatkan Layanan, Merangkai Konektivitas” di Padang, Sumbar, Rabu (20/2). Jitunews/Khairul Anwar

PADANG, JITUNEWS.COM - Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan navigasi penerbangan dalam rangka merangkai konektivitas Nusantara melalui transportasi udara.

“Selama enam tahun memberikan layanan navigasi penerbangan di ruang udara Indonesia, AirNav Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan,” ujar Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto, di talk show bertajuk “Meningkatkan Layanan, Merangkai Konektivitas” di Padang, Sumbar, Rabu (20/2).

Menurutnya, pada tahun 2019, Airnav Indonesia telah mengalokasikan anggaran investasi senilai Rp 2,6 triliun untuk 290 program peningkatan layanan navigasi penerbangan di seluruh Cabang AirNav Indonesia, baik di bandara-bandara besar maupun perintis.


Sejak Awal 2019, Lebih 843 Ha Lahan Terbakar di Riau

“Investasi ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu senilai Rp1,9 triliun,” ungkapnya.

Novie menjelaskan bahwa investasi tersebut ditujukan untuk modernisasi peralatan CNS-A (Communication, Navigation, Surveillance dan Automation) dan peningkatan kualitas personel layanan navigasi penerbangan.

Anggaran yang dialokasikan untuk peralatan communication adalah Rp 260,4 miliar (10%), navigation Rp 113,5 miliar (4%), surveillance Rp 222 miliar (9%), automation Rp 1,1 triliun (44%), mechanical & electrical Rp 71,4 miliar (3%) serta building & supporting Rp 779,7 miliar (30%).

“Dalam mengantisipasi pertumbuhan traffic penerbangan, kualitas layanan navigasi penerbangan akan kami tingkatkan bukan hanya di bandara-bandara besar, tetapi juga bandara yang lebih kecil hingga bandara-bandara perintis. Papua misalnya, tahun ini kami meluncurkan 45 program senilai Rp 245,5 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu senilai Rp 156 miliar,” pungkasnya.

Gelar Media Gathering di Padang, Bos AirNav Indonesia: Silaturahmi Sangat Penting

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana