logo


JK Ungkap Harga Lahan di Kalimantan yang Dibeli oleh Prabowo, "Cash, Tidak Boleh Utang"

"Saya minta Agus Martowardojo untuk diberikan kepada pribumi, supaya jangan jatuh ke Singapura"

19 Februari 2019 16:15 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkap harga yang harus dibayar Prabowo Subianto saat membeli lahan di Kalimantan seluas 220.000 hektar.

Menurut JK, tanah yang memiliki status hak guna usaha (HGU) tersebut dibeli dengan harga USD 150 juta.

Baca Juga: Soal Lahan Prabowo, JK: Kebetulan Waktu Itu Saya yang Kasih


Prabowo Kuasai Lahan 5 Kali Luas Wilayah Jakarta, PSI: Kita Curiga, Bila Terpilih Akan Incar Tanah Lagi

PA 212 Sindir Jokowi, "Baru Kali Ini Ada Imam Pakai Kondektur"

"(Harganya) USD 150 juta, (lahan) di Kalimantan," sebut JK di kantor Wakil Presiden, Jakarta (19/2).

JK bercerita awalnya lahan di Kalimantan tersebut akan dibeli oleh pengusaha Singapura, tetapi JK meminta Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo untuk diberikan kepada orang Indonesia.

"Saya minta Agus Martowardojo untuk diberikan kepada pribumi, supaya jangan jatuh ke Singapura. Ada orang Singapura mau beli waktu itu, pengusaha Singapura, orang Malaysia," tutur JK.

Prabowo Kuasai Lahan 5 Kali Luas Wilayah Jakarta, PSI: Kita Curiga, Bila Terpilih Akan Incar Tanah Lagi

"Kita tidak tahu detail (HGU-nya), pokoknya mau ambil, saya bilang ini ada bekas tentara yang mau jadi wirausaha. Saya kasih tahu Pak Agus, 'Pak Agus, kasih ini, tapi cash'. Tidak boleh ngutang lagi," imbuh JK.

Tujuan pembelian lahan di Kalimantan tersebut untuk dijadikan hutan industri. Di mana hutan industri tersebut digunakan sebagai bahan baku kertas dan akan di ekspor. Maka dari itu, Jusuf Kalla mendukung.

Soal Lahan Prabowo, JK: Kebetulan Waktu Itu Saya yang Kasih

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata