logo


Dosen UI Sindir Jokowi, 'Bagi Sertifikat Tanah, Itu Namanya Kerja Rodi"

"Butuh 4,6 tahun tanpa makan siang dan tanpa mengerjakan tugas lainnya, namanya Kerja Rodi"

19 Februari 2019 11:30 WIB

Presiden Jokowi membagikan sertifikat tanah di Surabaya.
Presiden Jokowi membagikan sertifikat tanah di Surabaya. Twitter @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dosen Universitas Indonesia (UI), Ronnie Higuchi menyindir salah satu program Jokowi yang membagikan sertifikat tanah tanpa biaya merupakan kerja rodi bagi Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Untuk tahun ini sendiri, pemerintah telah menargetkan sertifikat tanah gratis sebanyak 9 juta. Jadi, menurut Ronnie, perlu waktu 4,6 tahun untuk menyelesaikan pembagian sertifikat tanah tersebut.

Baca Juga: Petani Bawang Subkhan Temui Fadli Zon, "Pak Fadli Zon Akan Memonitor Kinerja Polri"


Jokowi Bahas Sertifikat Tanah, Netizen: Ini Baru Keadian Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia!

JK Komentari Niat Prabowo yang Ingin Pisahkan KLHK, "Begini Sejarahnya..."

"Kalau tiap jam BPN ditiap kabupaten di seluruh Indonesia tanpa pengecualian keluarkan 1 sertifikat/jam butuh 10 jam kerja (tanpa istirahat makan siang) mengeluarkan 10 sertifikat tanah dan butuh 4,6 tahun tanpa makan siang dan tanpa mengerjakan tugas lainnya, namanya Kerja Rodi," tulisnya di akun Twitter @ronne _rusli (18/2).

"Jokowi sudah bagi sertifikat tercetak 7 juta: BPN yang harus keluarkan baik di kabupaten/provinsi, tidak bisa sehari selesai. Kalau 7 juta sertifikat dibagi 415 jumlah kabupaten di seluruh Indonesia artinya 1 kabupaten mengeluarkan/mencetak 16.867 sertifikat dibagi 365 hari butuh 4,6 tahun?" imbuhnya.  

"Kalau 10 sertifikat tanah jadi tercetak, besoknya dibagi kepada rakyat tiap jam 2 sertifikat tanah maka selesainya di seluruh 415 kabupaten Indonesia butuh 6,9 tahun, hahaha," pungkasnya.

 

Pembagian Sertifikat Tanah Disebut Hoaks, Serikat Tani: Itu Keliru

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata