logo


Mengaku Dekat dengan Muhammadiyah, Begini Cerita Jokowi

Pengakuan itu muncul setelah membuka Tanwir Muhammadiyah ke-51 di Bengkulu.

15 Februari 2019 21:16 WIB

Jokowi dan Haedar Nasir
Jokowi dan Haedar Nasir Instagram @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Selama ini, Presiden Joko Widodo dianggap dekat dengan kalangan NU. Hal itu juga dibuktikan dengan menggandeng tokoh NU, KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden.

Namun malam ini, Jumat (15/2) via Instagram, mantan walikota Solo itu mengaku dekat pula dengan Muhammadiyah.

Baca juga: Prabowo Turun dari Helikopter Tampak Keren, Netizen: Pesawat Pribadi, Dana Pribadi, Jadi Ga Merugikan Negara...


Jokowi: Saya Menjawab, Bukan Marah!

jokowi: Tanwir ke-51 Muhammadiyah yang saya buka siang tadi di Bengkulu mengambil tema "Beragama yang Mencerahkan". Tema ini, kata Pak Haedar Nasir, Ketua Umum PP Muhammadiyah diambil atas pertimbangan bahwa Muhammadiyah dan umat Islam dituntut untuk menyebarluaskan pesan-pesan dan praktik Islam yang mencerahkan.

Muhammadiyah telah ikut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, melahirkan banyak pahlawan nasional, dari K.H. Ahmad Dahlan, Ibu Nyai Walidah Ahmad Dahlan, Ir. Sukarno, Ibu Fatmawati, dan sampai Bapak Kasman Singodimedjo, juga telah meneguhkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Saya sendiri cukup dekat dengan Muhammadiyah. Saya sudah mengunjungi berbagai institusi Muhammadiyah, dari sekolah, pesantren, hingga rumah sakit di berbagai kota di Indonesia.

Istri saya dulu berkuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta, cucu pertama saya juga lahir di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo.

Terima kasih Muhammadiyah.

Bung Karno hingga SBY Lakukan Ini! Hanya Jokowi yang Tidak...

Halaman: 
Penulis : De Sukmono