logo


Polemik Harga Avtur, Sri Mulyani Janji Akan…

Pemerintah akan membandingkan PPN avtur di Indonesia dengan tarif di negara-negara lain.

13 Februari 2019 08:17 WIB

Petugas melakukan pengecekan pipa saluran bahan bakar pesawat Avtur di Depo Pengisian Pesawat Udara .
Petugas melakukan pengecekan pipa saluran bahan bakar pesawat Avtur di Depo Pengisian Pesawat Udara . Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, akan mengkaji besaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas avtur agar setara dengan negara-negara lain mengingat masalah tersebut dituding sebagai penyebab tingginya harga tiket pesawat.

"Kalau penerapan PPN itu adalah sama, kita akan berlakukan sama. Jadi kita lihat supaya kita tidak ada kompetisi tidak sehat antara Indonesia dengan yang lainnya," kata Sri Mulyani, di Jakarta, Selasa (12/2).

Sri Mulyani mengatakan, pihaknya akan membandingkan PPN avtur di Indonesia dengan tarif di negara-negara lain.


Akhirnya, Jonan Tetapkan Formula Harga Dasar BBM Avtur

Sebab, tarif PPN ini sebelumnya dikeluhkan oleh dunia usaha karena diduga menjadi beban yang dikonversikan oleh maskapai penerbangan ke harga tiket pesawat.

"Kalau itu sifatnya adalah 'level of playing field', kita bersedia untuk membandingkan dengan negara lain, dengan Singapura, Malaysia," kata dia.

Adapun, saat ini, PPN atas transaksi avtur untuk keperluan angkatan udara di Indonesia sebesar 10 persen.

Tarif PPN tersebut sudah dibebankan sejak 2003. Sedangkan, tarif PPN atas penyerahan avtur di negara-negara tetangga di Asia Tenggara, masih berkisar satu digit.

 

Soal Harga Avtur, Bos Pertamina Bilang Begini

Halaman: 
Penulis : Riana