logo


Bamsoet Usul Ada Evaluasi Terhadap Tarif Tol Trans Jawa

Kementerian PUPR dan Badan Pengurus Jalan Tol (BPJT) harus mengkaji ulang rencana penyesuaian tarif tol tersebut.

12 Februari 2019 18:33 WIB

Presiden Jokowi saat meresmikan Tol Trans Jawa
Presiden Jokowi saat meresmikan Tol Trans Jawa Twitter @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), angkat suara menanggapi rencana penyesuaian 15 ruas tol di Jawa dan luar Jawa yang dikeluhkan masyarakat, terutama para sopir truk logistik.

Menurutnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Pengurus Jalan Tol (BPJT) harus mengkaji ulang rencana penyesuaian tarif tol tersebut.

“Hal ini mengingat ketentuan pada Pasal 48 ayat 1 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, sebelum kenaikan tarif tol harus didasari pada kemampuan bayar pengguna jalan, besar keuntungan biaya operasi kendaraan, dan kelayakan investasi,” ujar Bamsoet, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (12/2).


Kapolda Jabar Hadiri Deklarasi Pemilu Damai Sekaligus Serahkan Asuransi Nelayan

Dalam hal ini, Bamsoet juga mendorong Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk melakukan evaluasi terhadap tarif tol Trans Jawa yang telah ditetapkan apakah besaran tarif yang ditetapkan dinilai memberatkan penyedia jasa angkutan barang.

“BPJT juga harus mencari solusi atas kurangnya minat angkutan barang untuk menggunakan tol tersebut,” tuturnya.

Lebih jauh, Bamsoet menyarankan Kementerian PUPR, BPJT, dan PT Jasa Marga untuk melakukan evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol, serta mengutamakan perbaikan pelayanan sesuai dengan indikator SPM jalan tol.

“Ini penting agar pengguna tol tetap merasa nyaman dan aman saat melewati jalan tol,” pungkasnya.

Ribuan Nelayan Pangandaran Bertekad Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana