logo


Harga BBM Antar Badan Usaha Jadi Tak jauh Beda, Arcandra: Strategi Ini Kami Ambil karena..

Arcandra mengatakan, formula perhitungan harga BBM berdasarkan kelaikan ekonomi

12 Februari 2019 08:48 WIB

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Belum lama ini, Kementerian ESDM telah menetapkan formula perhitungan harga BBM non-subsidi.

Adapun, ketentuan ini untuk menghindari perbedaan harga antar badan usaha, sehingga penyelundupan BBM bisa ditekan.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, pun mengatakan, formula perhitungan harga BBM berdasarkan kelaikan ekonomi.


Gratiskan 1,2 Juta Sambungan Listrik untuk Warga Miskin, Jonan: Mikirnya Bukan Untung Rugi, Tapi…

Meski sesuai dengan Keputusan Menteri dan Peraturan Menteri ESDM, sambung Arcandra, penetapan harga BBM non subsidi oleh badan usaha hanya dilaporkan ke Pemerintah.

"Sudah kami keluarkan formula dengan kelayakan ekonomi masing-masing jenis bahan bakar tersebut," kata Arcandra, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/2).

Arcandra melanjutkan, dengan adanya formula membuat harga BBM nonsubsidi antar badan usaha tidak jauh, dengan begitu akan tercipta rasa keadilan.

"Karena adanya disparitas harga antara satu badan usaha ke badan usaha lain, makanya, kami keluarkan inistatif, untuk membuat formula agar disparitas harga antara badan usaha bisa diperkecil," ujar dia.

Arcandra mengungkapkan, selain BBM non subsidi pemerintah juga telah menerbitkan formula Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) atau Premium. Atas formula tersebut harga BBM penugasan menjadi lebih mendekati keekonomian.

"Strategi ini kami ambil karena melihat daya beli dan harga keekonomian. Formula yang ada, sudah cukup, maka penetepannya sekali tiga bulan," tuntas Arcandra.

Pembangunan Smelter Nikel Masih Mendominasi

Halaman: 
Penulis : Riana