logo


Pertamina Ciptakan Modifikasi Jalur BBM yang Dapat Meningkatkan Ketahanan Energi Nasional

"Sebagai negara yang memiliki tingkat penggunaan BBM yang tinggi, kami percaya inovasi ini dapat meningkatkan ketahanan energi nasional"

11 Februari 2019 18:49 WIB

Ilustrasi kilang minyak lepas pantai.
Ilustrasi kilang minyak lepas pantai. skkmigas.go.id

DUMAI, JITUNEWS.COM - PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) II Dumai kembangkan sistem baru guna memangkas angka Berthing Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat pemakaian dermaga melalui modifikasi jalur dari tangki timbun BBM di Kilang menuju kapal.

Pengapalan perdana produk BBM solar menggunakan sistem loading baru ini dilaksanakan di dermaga (Jetty) 1 RU II Dumai, Minggu (10/02).

Baca Juga: Politisi Gerindra Bandingkan Jokowi dengan Pedagang Kelontong, "Lebih Hebat Pedagang Kelontong, Bayangkan Saja..."


Akhirnya, Pabrik Hilirisasi Batubara Jadi DME Segera Dibangun

Ngabalin Jatuh Sakit, Netizen Malah Bilang "Alhamdullilah, Dapat Peringatan dari yang di Atas"

General Manager Pertamina RU II Dumai Nandang Kurnaedi pimpin langsung kegiatan ini bersama-sama dengan Kapten dan awak kapal Bull Flores yang pertama kali merasakan inovasi ini.

Di sela-sela kegiatan Nandang menyatakan upaya ini dilakukan guna mengoptimalkan upaya Pertamina dalam mewujudkan efisiensi dan efektifitas di berbagai lini usaha. Sebagai kilang yang memasok hingga 20 persen kebutuhan energi nasional, inovasi sekecil apapun dapat berdampak besar bagi bisnis Pertamina.

"Hari ini Alhamdulillah loading BBM jenis solar menuju kapal dengan sistem yang dikembangkan oleh RU II Dumai dapat berjalan lancar. Jika sebelumnya loading rate berada di angka 1200 KL/jam, kini dapat mencapai angka 2010 KL/jam. Penghematan waktu bisa kami genjot hingga 60 persen," ungkap Nandang.

BBM Satu Harga, Pertamina Tambah Dua Lembaga Penyalur di Nias

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata