logo


Ketum PA 212 Tersangka, Fadli: Banyak Pelanggaran Paslon 01 Tidak Ditindaklanjuti

Fadli menilai tokoh-tokoh yang tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tengah ditargetkan oleh rezim di negeri ini

11 Februari 2019 15:25 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon angkat suara terhadap penetapan status tersangka kepada Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif.

Fadli menilai tokoh-tokoh yang tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tengah ditargetkan oleh rezim di negeri ini.

“Mulai dari Ahmad Dhani, Buni Yani, kemudian Slamet Maarif dan juga tokoh-tokoh lain. Saya melihat ini merupakan bagian dari upaya untuk membungkam kritik, sekaligus saya kira menghambat kerja dari pada BPN kita untuk bekerja memenangkan Prabowo-Sandi,” ujar Fadli di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/2).


Sandiaga Sindir Rivalnya, "Toko Sebelah Panik, Stres"

Dalam hal ini, Fadli menegaskan bahwa BPN akan berjuang penuh untuk membela Slamet Maarif yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pelanggaran pemilu.

“Saya kira kita akan bela habis-habisan tentu saja. Karena kalau kita lihat apa yang terjadi ini kan sesuatu yang bersifat administratif saja, jangan dikriminalisasi, masih banyak pelanggaran-pelanggaran lain yang juga dilakukan oleh paslon nomor 01 tapi tidak ditindaklanjuti,” sesal Fadli.

Diketahui Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Surakarta. Dia dijadikan tersangka atas kasus dugaan pelanggaran pemilu dalam acara tabligh akbar 212 di Solo.

02 Akan Kurangi Ketergantungan BBM dan Batu Bara, Netizen: Ngibul, Adik Wowo Kan Pengusaha Minyak

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata