logo


Ketum PA 212 Tersangka, Fadli Zon: Upaya Membungkam Kritik dan Menghambat Kerja BPN

Fadli menyebut tokoh-tokoh dari kubu Prabowo seperti dijadikan target operasi

11 Februari 2019 14:21 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif, ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran pemilu dalam acara tabligh akbar 212 di Solo.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menduga kasus Slamet tersebut untuk membungkam kritik dan menghambat kerja Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Saya lihat ini adalah bagian dari upaya untuk membungkam kritik. Sekaligus juga menghambat kerja BPN untuk memenangkan Prabowo-Sandi," kata Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/2).


Ketum PA 212 Jadi Tersangka, Tim Jokowi: Jangan Dihubungkan dengan Pemerintah

Fadli menyebut, tokoh-tokoh dari kubu Prabowo seperti dijadikan target operasi. Wakil Ketua DPR ini lalu menyinggung kasus Ahmad Dhani dan Buni Yani.

Ketum PA 212 Tersangka, Gerindra Sebut Pendulang Suara Prabowo-Sandi Mulai Digerus

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata