logo


PA 212 Curigai Langkah Ahok Gabung PDIP Sebagai Upaya untuk Balas Dendam

Seperti apa kecurigaanya?

11 Februari 2019 14:00 WIB

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani proses administrasi sebelum bebas, Kamis (24/1)
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjalani proses administrasi sebelum bebas, Kamis (24/1) Instagram @basukibtp

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, sebut Persaudaraan Alumni (PA) 212 curigai bergabungnya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) ke PDIP sebagai ajang untuk balas dendam.

Hal tersebut Adi sampaikan setelah bertemu dan melakukan diskusi dengan alumni PA 212, Novel Bamukmin.

Novel berpendapat bahwa bergabungnya Ahok ke PDIP adalah suatu hal yang biasa saja.


Diuntungkan dengan Bergabungnya Ahok, PDIP Klaim Bisa Ubah Golput Pilih Jokowi-Ma'ruf

"Sebenarnya sih bergabungnya BTP ke PDIP adalah hal biasa-biasa saja karena BTP kan sudah yang keempat kalinya masuk partai yang sebelumnya di Partai Pembaharuan Indonesia, Golkar, Gerindra dan sekarang PDIP," ujarnya yang dikutip dari laman WartaEkonomi (11/02)

"Saya melihat di PDIP sangat cocok bergabungnya BTP karena ada persamaan karakter sehingga Ahok bisa lebih mengasah dirinya di PDIP," lanjutnya.

Ketum PA 212 Tersangka, Gerindra Sebut Pendulang Suara Prabowo-Sandi Mulai Digerus

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma