logo


Ketum PA 212 Tersangka, Gerindra Sebut Pendulang Suara Prabowo-Sandi Mulai Digerus

Muzani menilai ada perbedaan perlakuan yang dialami oleh kubu Joko Widodo

11 Februari 2019 13:37 WIB

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Surakarta. Slamet diduga melakukan pelanggaran pemilu dalam acara tabligh akbar 212 di Solo pada 13 Januari 2019 lalu.

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, menyebut orang-orang yang berpotensi mendulang suara untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno perlahan digerus.

"Sekarang sudah mulai bahwa orang-orang yang berpotensi mendulang suara di lingkaran BPN udah mulai digerus satu per satu," ujar Muzani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/2).


Jadi Tersangka, Ketum PA 212: Memilukan dan Memalukan

Muzani menilai, ada perbedaan perlakuan yang dialami oleh kubu Joko Widodo. Menurut anggota BPN ini, kubu Jokowi seperti bersih tak ada kesalahan. Padahal, kubunya kerap melaporkan kasus pidana namun tidak ada kelanjutannya.

Ketum PA 212 Jadi Tersangka, Tim Jokowi: Jangan Dihubungkan dengan Pemerintah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata