logo


Jadi Tersangka, Ketum PA 212: Memilukan dan Memalukan

Slamet mengaku khawatir masyarakat tidak akan percaya dengan penyelenggara pemilu dan penegak hukum

11 Februari 2019 11:29 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Persaudaraan ALumni (PA) 212, Slamet Maarif ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran pemilu dalam cara tabligh akbar 212 di Solo.

Slamet kemudian menanggapi status tersangka yang kini disandangnya. Slamet menyebut hukum di Indonesia memilukan dan memalukan.

"Memilukan dan memalukan hukum di Indonesia, ketidakadilan hukum terpampang jelas dan gamblang di negeri ini," kata Slamet kepada wartawan, Senin (11/2).


Minta Remisi Susrama Dicabut, PDIP: Kami Yakin Pemerintahan Jokowi Akan Membatalkan

Slamet mengaku khawatir masyarakat tidak akan percaya dengan penyelenggara pemilu dan penegak hukum.

Sudah Tandatangan, Jokowi Cabut Pembatalan Remisi Pembunuh Wartawan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata