logo


Target Pemerintah, Minyak Dominasi Dikelola Pihak Lokal

Jonan menyatakan, industri migas harus mereposisi agar bisa lebih kompetitif dengan industri lain

11 Februari 2019 08:24 WIB

Menteri ESDM, Ignasius Jonan
Menteri ESDM, Ignasius Jonan Dok. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Saat ini, pelaku industri sektor minyak dan gas bumi (migas) harus memutar otak di tengah ketergantungan atas semakin menipisnya ketersediaan migas. Terlebih, fluktuasi nilai migas kerap berdampak pada peningkatan biaya penjualan.

"Menjadi kebiasaan terutama di sektor hulu migas, cost itu jadi sesuatu yang tidak pernah dihitung. Karena barangnya pemberian dari Tuhan. Ini yang harus diselesaikan. Kalau tidak, suatu hari industri migas akan tidak kompetitif dan akan habis," kata Menteri ESDM, Ignasius Jonan, dikutip dari laman esdm.go.id, Senin (11/2).

Jonan menyatakan, industri migas harus mereposisi agar bisa lebih kompetitif dengan industri lain. Salah satu strategi yang disampaikan oleh Jonan adalah dengan menekan biaya produksi.


Demi Tekan Impor BBM, KESDM Minta Vale Beli Minyak Pertamina

"Sektor migas ini harganya itu harga internasional, enggak ada yang bisa nentukan harga. Jadi kalau tidak bisa kendalikan harga jual, yang harus kita kendalikan itu biaya produksi. Harus kompetitif," jelas Jonan.

Harga BBM Nonsubsidi Turun, KESDM: Biar Lebih Fair

Halaman: 
Penulis : Riana