logo


Soal Anggaran Bocor, Peneliti LIPI Sindir Prabowo-Sandi, "Kenapa Gerindra Ikut Sahkan APBN Setiap Tahunnya"

"Demi pilpres, janganlah kita bodohi dan bohongi publik terus. Kasihan rakyat kita"

8 Februari 2019 21:39 WIB

Peneliti LIPI Syamsuddin Haris.
Peneliti LIPI Syamsuddin Haris. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris mengomentari pernyataan kubu Prabowo-Sandi yang menyebut ada kebocoran anggaran negara sebesar 25 persen.

Menurut Haris, jika memang terjadi kebocoran kenapa Partai Gerindra selaku partai pengusung Prabowo-Sandi ikut mensahkan APBN setiap tahunnya.

Baca Juga: Jokowi Didukung Alumni Pangudi Luhur, Sandi: Hampir Semua dari Tim Inti Saya dari Pangudi Luhur


Ragu dengan Ucapan Sandiaga, Tim Jokowi: Banyak Bohongnya, Banyak Sandiwaranya

Markas Prabowo-Sandi Dikabarkan Sepi, Netizen Bilang "Ya Sepi, Karena 02 Team Terpelajar Bukan Preman"

"Partai Gerindra di DPR kan turut bahas dan kawal APBN. Mark up proyek juga atas restu partai-partai di DPR. Jika bocor Rp500 triliun, mengapa Gerindra tiap tahun turut mensahkan APBN? Demi pilpres, janganlah kita bodohi dan bohongi publik terus. Kasihan rakyat kita," jelas Haris yang Jitunews lansir dari Akurat.co (8/2).

Sedangkan menurut politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan kebocoran terjadi karena pengawasan internal tidak berjalan.

"Kami melihat, salah satu kenapa kebocoran masih terus terjadi, karena peran pengawasan internal tidak berjalan. Jokowi seharusnya terima kasih kepada Prabowo karena data KPK menyatakan kebocoran 40 persen, sementara Prabowo bilang 25 persen," tandas Ferdinand.

Inilah Dukungan Unik Sandiaga Pada Prabowo Saat Debat Capres Kedua, "Saya Akan Lakukan.."

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata