logo


Demi Tekan Impor BBM, KESDM Minta Vale Beli Minyak Pertamina

Menurut Arcandra, selama ini pasokan MFO banyak dipenuhi dari impor.

8 Februari 2019 19:37 WIB

Arcandra Tahar.
Arcandra Tahar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mendorong pengguna Marine Fuel Oil (MFO) membeli dari PT Pertamina (Persero).

Menurut Arcandra, selama ini pasokan MFO banyak dipenuhi dari impor. Data Kementerian ESDM menunjukkan, sepanjang 2018 produksi minyak bakar (MFO) 180 Pertamina sebesar 1,9 juta Kiloliter (KL). Untuk impor produk sejenis hampir 400 ribu KL.

Jadi, kata dia, kalau perusahaan-perusahaan yang sekarang impor minyak bakar 180 semuanya deal dengan Pertamina, maka akan ada penurunan impor hampir 400 ribu KL per tahun atau dalam nominal sekitar US$200 juta per tahun.


Wamen ESDM: Saya Tidak Mau Memberikan Harapan Palsu kepada Bapak Gubernur

"Pemerintah berusaha untuk produksi MFO Pertamina bisa dibeli oleh perusahaan tambang, kapal yang butuh MFO. Mereka impor, untuk kurangi impor maka kita matching-kan dengan produksi Pertamina," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, kemarin.

Dan, guna merealisasikan hal ini, pihaknya memanggil PT Vale Indonesia Tbk, salah satu pengguna BBM jenis MFO, untuk menyamakan produk MFO yang digunakan perusahaan tersebut.

"Matching antara produk MFO dari Pertamina dengan kebutuhan MFO dari beberapa company salah satunya Vale," tuntas Arcandra.

Freeport Belum Ajukan Izin Ekspor, Dirjen Minerba: Terserah..

Halaman: 
Penulis : Riana