logo


Lampu Tenaga Surya Terpasang, Warga Bengkalis Bisa Hemat Rp 700 Ribu!

Dengan LTSHE, masyarakat desa sangat terbantu ketika beraktivitas pada malam hari di ladang

7 Februari 2019 21:35 WIB

Salah satu warga Desa Tasik Serai yang berada di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menyambut gembira atas bantuan LTSHE yang diberikan Kementerian ESDM.
Salah satu warga Desa Tasik Serai yang berada di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menyambut gembira atas bantuan LTSHE yang diberikan Kementerian ESDM. Dok. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Masyarakat Desa Tasik Serai yang berada di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, gembira usai menerima bantuan 119 unit Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) yang diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rabu (6/2) kemarin.

Raut kegembiraan terpancar oleh Jasman, lelaki paruh baya Warga Desa Tasik Serai yang bermata pencaharian di perkebunan. Menurutnya, dengan LTSHE, masyarakat desa sangat terbantu ketika beraktivitas pada malam hari di ladang, karena lampu LTSHE bisa dilepas dan dibawa.

Selain itu, Jasman mengaku warga desa tidak perlu lagi membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar hingga Rp 700 ribu tiap bulan yang digunakan untuk menyalakan genset ketika malam tiba.


DPR Minta Pemerintah Kaji Regulasi LPG 3 Kg

"Sebelum ada LTSHE, kami pakai mesin dompeng (generator) di setiap rumah dengan beli solar. Pakai solar sebulannya bisa kena Rp 500-700 ribu, itu hanya dari jam 6 sore sampai jam 12 malam," tuturnya.

Pengalaman lain diutarakan oleh Tasarudin, Kepala Desa Tasik Serai. Menurutnya, Kementerian ESDM sebagai perwakilan dari pemerintah pusat pertama yang memperhatikan desanya yang gelap gulita pada malam hari dengan memberikan bantuan berupa LTSHE.

Selain itu, anak-anak di desanya kini bisa belajar pada malam hari, karena sebelumnya menggunakan lampu pijar yang berasal dari genset berbahan bakar solar.

"Kami bersyukur kepada Pemerintah Pusat yang sudah memperhatikan masyarakat yang di pelosok ini karena sebelumnya memang gelap. Sebelum ada LTSHE susah kali kami, karena daerah ini daerah yang susah untuk dilewati, jalan disini berlumpur ditambah gelap jadinya sulit kali," tandas Tasarudin.

Diketahui, paket LTSHE di Kabupaten Bengkalis yang diberikan Kementerian ESDM sebanyak 246 unit, tersebar di 3 desa, yaitu Desa Tasik Serai sebanyak 119 unit, Desa Tebing Tasik 67 unit, dan 60 unit di Desa Tasik Tebing Serai.

Pemasangan LTSHE di Kabupaten Bengkalis merupakan usulan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten setempat oleh Anggota Unsur Pemangku Kepentingan (AUPK) Dewan Energi Nasional (DEN) Abadi Poernomo.

Akhirnya, Jonan Tetapkan Formula Harga Dasar BBM Avtur

Halaman: 
Penulis : Riana