logo


Kubu 02: Kedzaliman Berhenti Jika Presidennya Diganti

"Penguasa sekarang memainkan seluruh instrumen"

7 Februari 2019 14:44 WIB

Prabowo-Sandi
Prabowo-Sandi Viva

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo -Sandi, M. Taufik mengatakan penerapan hukum di Indonesia penuh dengan kejanggalan.

Menurutnya, saat ini kubu yang berseberangan dengan pemerintah banyak mendapat tekanan. Selain itu, jika yang melaporkan dari kubu Jokowi-Ma'ruf, proses hukumnya begitu cepat, contohnya adalah kasus Ahmad Dhani.

Baca Juga: Vanessa Angel Dikabarkan Punya Anak, Ini Jawaban Ayah Vanessa, "Iya, Saya ...."


Bantah PDIP, Gerindra: Jawa Barat Masih Kandang Prabowo

Soal Propaganda Rusia, Sandi Katakan "Kita Ingin Fokus Propaganda Ekonomi"

'Saya kira Mas Dhani itu sebagai pejuang. Penguasa sekarang memainkan seluruh instrumen," ujar Taufik.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika ingin menghentikan kedzaliman itu semua, caranya adalah dengan mengganti presiden.  

"Semakin kita ditekan, rakyat semakin melawan. Saya melihat ada gerakan itu. Kalau mau berhentikan kedzaliman, ya ganti Presidennya, mari kita bergerak," ucap Taufik yang Jitunews lansir dari telusur.co.id (6/2).

Amien Rais: Saya Ingatkan Pak Jokowi, Apa Sih Maumu?

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata