logo


DPR Minta Pemerintah Kaji Regulasi LPG 3 Kg

Dalam pelaksanaan penyaluran subsidi LPG 3 kg, papar Djoko, terdapat beberapa kendala

6 Februari 2019 20:31 WIB

Harga LPG ukuran 3 kg dijamin tidak akan ada kenaikkan hingga akhir tahun, dengan pertimbangan harga LPG dunia mengalami penurunan.
Harga LPG ukuran 3 kg dijamin tidak akan ada kenaikkan hingga akhir tahun, dengan pertimbangan harga LPG dunia mengalami penurunan. energitoday.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - DPR meminta Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, untuk melakukan kajian dan evaluasi secara komprehensif tentang regulasi LPG 3 kg dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan terutama difokuskan pada opsi distribusi tepat sasaran sesuai kontrak yang diberikan PT Pertamina (Persero) kepada agen dengan tetap menjamin masyarakat yang berhak tetap mendapatkan subsidi LPG 3 kg.

Demikian salah satu kesimpulan Rapat Dengar Pendapat Dirjen Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, dengan Panja Migas Komisi VII DPR, Senin (4/2) lalu. Hasil kajian serta evaluasi tersebut selanjutnya dilaporkan ke Panja Migas Komisi VII DPR.

Dalam RDP itu, disepakati juga untuk melakukan koordinasi dan evaluasi secara berkala dengan melibatkan Dirjen Migas Kementerian ESDM, Kepala SKK Migas, Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup, Bareskrim Kepolisian RI, dalam hal penegakan hukum secara komprehensif baik pencegahan maupun penindakan atas kasus-kasus kriminal di sub sektor hulu dan hilir migas.


Belanja Modalnya Turun dari Rencana Awal, Bos Pertamina Bilang Alasannya adalah..

Terkait LPG 3 kg, Dirjen Migas, Djoko Siswanto, memaparkan, dalam rangka menyediakan energi yang terjangkau bagi masyarakat, pihaknya berupaya menyalurkan subsidi LPG 3 kg kepada masyarakat yang dinilai membutuhkan.

Dikatakan Djoko, distribusi LPG bersubsidi 3 kg disalurkan oleh Pemerintah kepada masyarakat melalui Pertamina, di mana subsidi dibayarkan sebesar volume penyaluran ke masyarakat pengguna yang meliputi rumah tangga, usaha mikro dan kapal perikanan bagi nelayan.

Adapun, harga di penyalur atau agen ditetapkan berdasarkan harga yang ditetapkan dalam Permen ESDM No 28/2008 dan Keputusan Menteri ESDM 7436.K/12/MEM/2016 sedangkan harga di pangkalan/sub penyalur berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Sedangkan, untuk harga jual eceran LPG 3 kg di titik serah adalah sebesar Rp 4.250/kg atau Rp 12.750/tabung yang ditetapkan melalui Peraturan Presiden 104/2007, Peraturan Menteri 28/2008 dan Keputusan Menteri ESDM 7436.K/12/MEM/2016.

Bikin Manuver Baru, Pertamina Rilis Call Center 135

Halaman: 
Penulis : Riana