logo


Konsumen Indonesia Terlalu Gampang Puas

Sifat orang Indonesia tidak pernah mengantisipasi adalah kekurangan yang harus diperbaiki.

18 Februari 2015 09:49 WIB

Konsumen Indonesia Terlalu Gampang Puas
Konsumen Indonesia Terlalu Gampang Puas

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menghadapi MEA yang akan dilaksanakan pada akhir tahun ini, Pemerintah memang berusaha untuk menggenjot kualitas produk dalam negeri dalam usaha memenangi persaingan usaha. Namun, hal ini tetap sulit dilakukan apabila konsumen Indonesia masih lalu mudah puas.

Sifat orang Indonesia yang tidak pernah mengantisipasi, merupakan kekurangan yang harus diperbaiki. Dalam persaingan global, konsumen merupakan poin utama orientasi inovasi.

Ilham Habibie mencontohkan perihal Tsunami, perbedaan antara tsunami yang terjadi di Jepang dengan Indonesia teletak pada antisipasi dini. "Berbeda dengan Jepang, tsunami disana ada antisipasi. Indonesia selalu mikir biaya," tuturnya di Jakarta, Selasa (17/2).


Bawa Isu Digitalisasi, Menteri Johnny: Pemerintah Ingin Masyarakat Terlayani dengan Baik

Begitupun halnya dengan perusahaan Indonesia, Ia menilai banyak perusahaan yang tumbuh besar karena konsumen yang tidak banyak menuntut. Ia mengatakan produk Indonesia yang bisa bersaing di pasar luar negeri merupakan produk yang dibarengi dengan inovasi secara berkelanjutan, sehingga selain bisa bersaing di pasar global juga memenangi pasar domestik. Menurutnya saat ini pembentukan Badan Ekonomi Kreatif merupakan langkah strategis pemerintah untuk mendorong masyarakat Indonesia berinovasi.

"Kalau Badan Ekonomi Kreatif, baru tadi pagi saya bertemu dengan Pak Triawan Munaf karena beliau belum ada kantor. Ya masih dalam tahap merintislah, tetapi saya liat apapun jenis ekonomi kreatif yang akan dikembangkan oleh beliau, pasti akan ada tatap muka dengan kementerian lainnya. Seperti games akan ada kaitan dengan Kominfo atau Dikti, yang jelas ekonomi kreatif yang sekarang sudah tujuh sekian persen itu mudah-mudahan bisa didorong lebih lanjut lagi," tuturnya.

Dukung MotoGP Mandalika 2022, Menteri Johnny: Kominfo Siapkan Infrastruktur TIK Lebih Memadai

Halaman: 
Penulis : Andi Dwijayanto, Vicky Anggriawan