logo


Sopir Tangki Demo Minta Jadi Pegawai Tetap, Politisi Golkar: Bakal Ditolak Pertamina

Menurut Ridwan, kalau sampai diangkat, semua karyawan yang menjadi mitra Pertamina bisa menuntut hal yang sama.

4 Februari 2019 12:40 WIB

Ilustrasi Mobil Tangki Pertamina
Ilustrasi Mobil Tangki Pertamina ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi VII DPR, Ridwan Hisjam, mempertanyakan tuntutan awak mobil tangki (AMT) atau sopir tangki untuk menjadi buruh tetap PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dan PT Elnusa Petrofin.

Ridwan menilai, tuntutan tersebut tidak masuk akal. Sebabnya, hubungan AMT bukan dengan Pertamina, melainkan dengan PT Garda Utama Nasional (GUN).

"PT GUN bukan anak perusahaan Pertamina. Kerja sama PT GUN dengan Pertamina merupakan kerja sama business to business," kata Ridwan, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, belum lama ini.


Vale Tawarkan 20 Persen Saham ke RI, Apa Kata Kementerian BUMN dan ESDM?

Diketahui sebelumnya, sejumlah sopir tanki menuntut dijadikan buruh tetap PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dan PT Elnusa Petrofin. Mereka berdemo di depan Istana Negara, agar mendapatkan perhatian dari Presiden Jokowi.

Pakai Panel Surya, Tagihan Listrik Bisa Berkurang Drastis! Tertarik?

Halaman: 
Penulis : Riana