logo


Vale Tawarkan 20 Persen Saham ke RI, Apa Kata Kementerian BUMN dan ESDM?

Pemerintah berminat untuk memiliki saham tersebut, tapi belum ada BUMN yang ditugaskan untuk bernegosiasi untuk membeli saham

4 Februari 2019 10:06 WIB

Ilustrasi Smelter Bijih Nikel Vale Indonesia TBK INCO
Ilustrasi Smelter Bijih Nikel Vale Indonesia TBK INCO Kontan/Cheppy A. Muchlis

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Indonesia telah mendapat penawaran saham dari perusahaan tambang asal Brazil, PT Vale Indonesia Tbk (INCO), sebesar 20 persen.

Hal tersebut guna memenuhi kewajiban perusahaan tambang asing berstatus Kontrak Karya (KK) yang merupakan implementasi Peraturan Pemerintah 77 Tahun 2014.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Hari Sampurno, mengatakan, Vale telah mengajukan tawaran untuk kepemilikan saham 20 persen, ‎sebelumnya saham Vale sudah dilepas di pasar modal.


KESDM: Ada 5 Blok Migas Mengubah Kontrak ke Gross Split

"Sudah mengirimkan surat. Kami mengapresiasi," kata Fajar, di Jakarta, Jumat (1/2).

Fajar menuturkan, Pemerintah berminat untuk memiliki saham tersebut, tapi belum ada BUMN yang ditugaskan untuk bernegosiasi untuk membeli saham‎. Ia pun mengaku, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu.

"Memang kami belum memberikan penugasan kepada BUMN manapun. Kita masih kaji dulu dan pelajari surat pengajuan dari Vale ini," tutur Fajar.

Tanggapi Penolakan Pembangunan Kilang di Tuban, Jokowi: Itu untuk…

Halaman: 
Penulis : Riana