logo


Bangun Smelter di Gresik, Freeport Gelontorkan Dana Segini…

Dana tersebut untuk investasi selama 5 tahun, dan sudah termasuk untuk sistem kelistrikan, serta seluruh kebutuhan proyek.

4 Februari 2019 08:45 WIB

Tony Wenas memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/7).
Tony Wenas memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/7). Dok. Jitunews

Terpisah, Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengatakan, pembangunan smelter itu sebetulnya masih dikaji.

"Kan ada opsi di Papua, ada juga di NTB. Ada juga di Gresik. Lagi dikaji. Jadi tiga tempat itu dikaji. Jadi utamanya kita lihat, bu menteri (BUMN) minta khusus dikaji," bebernya.

Menurut dia, pembangunan smelter itu sangat membutuhkan akses listrik dan tentunya mempertimbangkan sumber daya listriknya. Namun, dalam lima tahun ke depan, kata dia, Smelter itu sudah harus terbangun.


2019, Holding Pertambangan Bakal Bangun Empat Proyek Hilirisasi Ini

"Smelter kan butuh banget listriknya itu di mana, dari mana, yang murah itu dari air, itu dikaji. Persiapan dulu di Gresik, tapi kemudian dari sisi lokasi dan energi itu juga kita pikirkan," tuntasnya.

Tahun Ini, KESDM Targetkan 98.481 KK Diterangi LTSHE

Halaman: 
Penulis : Riana