logo


Tahun Ini, KESDM Targetkan 98.481 KK Diterangi LTSHE

Secara keseluruhan, Ditjen EBTKE telah selesai melaksanakan pendistribusian dan pemasangan LHTSE di Provinsi NTT, pada akhir 2018.

3 Februari 2019 20:14 WIB

601 Unit LTSHE Dibagikan untuk Warga Boven Digoel
601 Unit LTSHE Dibagikan untuk Warga Boven Digoel Dok. KESDM

LAMAKNEN, JITUNEWS.COM – Tahun ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan 98.481 KK di daerah terpencil, mendapat Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Widyo Sunaryo, pun menyerahkan beberapa paket LTSHE secara simbolis di Desa Maudemu, Kecamatan Lamaknen, Jumat (1/2) lalu.

"Saya mewakili Pak Menteri menyerahkan pembangunan infrastruktur di bidang ESDM ini. Sebelum jalur listrik masuk ke sini, terlebih dahulu, warga memakai tenaga surya ini," kata Widyo.


Pertamina Jamin Stok BBM Satu Harga di 125 Wilayah 3T

Ia menuturkan, sebanyak 234 kepala keluarga dari dua desa di atas mendapat bantuan LTSHE ini. Setiap unit LHTSE seharga Rp 3 juta.

Adapun, komponen yang ada dari setiap unit tersebut, antara lain empat lampu LED tiga watt, Baterei Lithium, Panel Surya 20 Watt, dan Charger Handphone.

"Kami harapkan dengan adanya lampu ini, malam hari ada kegiatan tambahan. Buat adik-adik yang sekolah, bisa belajar, juga buat ibu-ibu yang menenun, ada fasilitas penerangan," tutur Widyo.

Asal tahu saja, secara keseluruhan, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan telah selesai melaksanakan pendistribusian dan pemasangan LTSHE di Provinsi NTT, pada akhir 2018.

Selain Belu, ada di Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Timur, Sumba Tengah, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU).

Totalnya sebanyak 4.293 KK di 52 desa sebagai penerima bantuan. Peresmiannya baru dilakukan saat ini.

Widyo memaparkan, usia normal LTSHE sekitar tiga tahun. Ia pun lantas meminta para penerima memelihara dengan baik.

"Setelah tiga tahun mudah-mudahan sambungan listrik dari PLN sudah sampai di sini. Sekarang yang penting bisa menerangi rumah," tuntasnya, dikutip dari republika.co.id.

 

2019, Holding Pertambangan Bakal Bangun Empat Proyek Hilirisasi Ini

Halaman: 
Penulis : Riana