logo


Ramai Hoax Ikan Makan Potongan Tubuh Korban Tsunami, KKP Angkat Suara

Rifky menegaskan bahwa isu ikan laut makan korban tsunami adalah persepsi yang salah.

1 Februari 2019 16:29 WIB

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PDSPKP-KKP), Rifky Effendi Hardijanto, saat melakukan kunjungan ke korban bencana tsunami di Pandeglang, Serang, Banten, Selasa (30/1)
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (PDSPKP-KKP), Rifky Effendi Hardijanto, saat melakukan kunjungan ke korban bencana tsunami di Pandeglang, Serang, Banten, Selasa (30/1) ist

Lebih jauh, Rifky tak menampik pasca bencana tsunami pada 22 Desember 2018 lalu, para nelayan mengalami trauma dan mengakibatkan ratusan perahu nelayan rusak.

Karenanya, guna mendukung para nelayan untuk melaut lagi pasca tsunami, Rifky bilang, pihaknya akan memberikan bantuan alat tangkap dan menginstuksikan BUMN datang ke Pandeglang membeli ikan tangkapan nelayan, karena dikhawatirkan isu yang beredar memengaruhi daya beli masyarakat terhadap ikan laut.

“Saya tahu, pasti para nelayan ada trauma. Tapi pasti mereka harus fokus pada kehidupan keluarganya. Karenanya KKP memberikan bantuan berupa alat tangkap bagi nelayan yang alat tangkapnya rusak akibat tsunami. Ini jelas menjadi perhatian Pemerintah bersama sama dengan komponen masyarakat lainnya untuk segera me-recovery. Memang kekuatan anggaran pemerintah dalam memberikan dukungan pergantian alat tidak akan mampu memenuhi semuanya maka mengajak seluruh komponen bangsa,” ujar Rifky.


Keren! 13 Negara Belajar Minapadi di Indonesia

“Nelayan-nelayan yang mampu diharapkan segera melaut. Kita harapkan kesejahteraan nelayan ini semakin baik setahun terakhir ini. Mudah mudahan mereka dapat kembali melaut atas kekuatan mereka sendiri. Kita memfasilitasi. Untuk hasil tangkapan, tentu kita harapkan ada yang beli. Kitapun siap untuk memfasilitasi. Kalau perlu kita akan gerakan BUMN-BUM untuk bergerak kesini melakukan beli ikan dari

Rifky mengklaim, hingga sebulan lebih pasca-tsunami Pandeglang ini, KKP pun terus menyalurkan bantuan. Namun, ia pun berharap, ada kegiatan CSR dari perusahaan, BUMN, dan masyarakat lainnya agar lebih membantu meringankan beban para korban tsunami Pandeglang.

“Bantuan kan mengalir terus. Kalau kita bicara sektor perikanan kan ranahnya KKP. Tapi kita ingin adanya CSR dari perusahaan, BUMN, dan masyarakat yang lebih banyak. Karena pasti itu sesuatu aset akumulasi dari kerja keras mereka sekian tahun. Mungkin kita bisa advance refresh itu semua dengan sumber daya yang ada, pasti ada tahapan tahapannya,” paparnya

“Tentu saya lihat mana yang paling esensial, mana yang bisa dibantu, mana yang bisa survive sendiri. Ini tentu ibu Bupati yang bisa monitor. Mana yang didorong duluan, mana yang disupport, mana yang lumpuh gak bisa apa-apa, kita perlu kasih bantuan yang instan gitu,” lanjut Rifky.

Investasi di Indonesia, Jepang Bidik Empat Sektor Perikanan Ini

Halaman: 
Penulis : Riana