logo


Terkait Potensi Pergerakan Tanah, Begini Imbauan KESDM

Pemda juga diharap agar meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya

31 Januari 2019 21:15 WIB

Bencana tanah longsor di Ponorogo.
Bencana tanah longsor di Ponorogo. Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi, setiap bulannya selalu memperbarui Peta Prakiraan Wilayah Potensi Terjadinya Gerakan Tanah.

Peta tersebut secara rutin dikirimkan oleh Kementerian ESDM kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai acuan untuk melakukan mitigasi bencana di wilayah masing-masing.

"Gerakan tanah biasanya diperkirakan akibat kemiringan lereng, tanah pelapukan yang tebal dan labil, saluran drainase yang kurang baik, dan dipicu oleh curah hujan lebat sebelum dan pada saat terjadinya gerakan tanah," ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, di Jakarta, Kamis (31/1).


Awal Februari, KESDM Bakal Lelang Lima Blok Migas Lagi

Terkait potensi gerakan tanah tersebut, masyarakat yang tinggal dekat dengan lereng terjal dengan kondisi yang serupa dengan lokasi gerakan tanah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Jika terdapat retakan tanah yang sejajar dengan lereng segera melapor kepada pemerintah setempat. Masyarakat dan pengguna jalan juga harus waspada bila melalui jalan ini, terutama pada waktu dan setelah hujan," ujar Agung.

PHE Siak Siapkan Eksplorasi Sumur Kotalama-3

Halaman: 
Penulis : Riana