logo


Soal Survei Elektabilitas, Jusuf Kalla ke Jokowi: Tutup, Gak Usah Dibaca!

" Memangnya kalau (elektabilitas) kita naik, kalau gembira, kemudian berhenti kampanye?"

31 Januari 2019 19:33 WIB

Jokowi dan JK
Jokowi dan JK Instagram @sekretariat.kabinet

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada Pilpres 2014, Jusuf Kalla menceritakan kisahnya saat mendengar hasil survei elektabilitas dirinya bersama Jokowi. Bagi JK, sapaan akrabnya, tidak terlalu penting memikirkan hasil survei.

"Waktu saya kampanye dengan Pak Jokowi, kalau beliau baca hasil survei saya bilang 'tutup, nggak usah dibaca'. Memangnya kalau (elektabilitas) kita naik, kalau gembira, kemudian berhenti kampanye? Atau memangnya kalau rendah, kita menangis, lalu tidak kerja?" ucap JK yang Jitunews kutip dari Teropongsenayan.com (31/1).

Baca Juga: Sri Mulyani Sindir Pihak yang Suka Nyinyir, "Kalau Gagal di Zoom, So Life is Not Fair"


Heboh Jokowi Kepatil Udang, Netizen: Udangnya Laporin Pak, Sangat Radikal!

Kubu Jokowi Mengaku Sedih Mendengar Kabar Prabowo Sakit, "Kami Mendoakan...."

Menurut JK, ia sangat memegang prinsip bagi calon pemimpin yang paling utama adalah kerja keras.

"Paling penting itu kita kerja keras. Pokoknya kerja maksimal saja, pokoknya di negeri ini harus maksimal saja kerjanya," lanjut JK.

Prinsip tersebut juga ia pegang untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Jokowi Buka Suara Terkait Jan Ethes yang Disebut Terlibat dalam Kampanye, "Wajar-wajar Saja"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata