logo


Jawaban Gereget Sri Mulyani Saat Dibilang Menteri Pencetak Utang oleh Prabowo, "Saya Hanya Ingin.."

Menurutnya, ada beberapa yang tidak tahu tujuan dari utang tersebut

30 Januari 2019 14:26 WIB

Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya instagram/sekretariat.kabinet

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab sindiran Prabowo Subianto yang menyebut dirinya sebagai Menteri Pencetak Utang.

Bagi Sri Mulyani, sindiran tersebut hanya dilihat nominalnya saja. Bahkan ada beberapa orang yang mengkritik dirinya, tidak mengetahui tujuan utang tersebut.

Baca Juga: Fadli Zon Sebut Penahanan Ahmad Dhani Kematian Demokrasi, Netizen Bilang "Ahok 2 Tahun Lo Diem Aja"


Kemenkeu Merasa Dihina Prabowo, PAN: Itu Logika Ngawur

Kunci Pembebasan Baasyir Tak Lagi Jokowi, "Negara Sudah Katakan..."

"Jadi saya hanya ingin menyampaikan, yang disampaikan bukan sesuatu hal yang baru. Segala sesuatu yang logis. Namun, sebaiknya dilihatnya dalam konteks yang lebih besar," tutur Sri Mulyani yang Jitunews kutip dari Sindonews.com (29/1).

Lebih lanjut, ia mengatakan utang tersebut digunakan untuk menjaga ekonomi Indonesia agar tetap stabil. Apalagi jika melihat tahun 2018 lalu, perekonomian dalam negeri banyak mendapatkan tekanan dari ekstenal.

Ia juga mencontohkan penggunaan utang di sektor produktif, yaitu untuk membangun infrastruktur. Pembangunan infrastruktur tersebut sangat bermanfaat karena membuat harga-harga relatif stabil.

Prabowo Sebut Menkeu 'Menteri Pencetak Utang', JK: Bisa Bayar

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata