logo


Golkar Sebut Mesin Politik Prabowo-Sandi Overheat

Golkar membantah pernyataan Gerindra yang menyebut koalisi Jokowi-Ma'ruf dibentuk atas dasar bagi-bagi kursi

30 Januari 2019 05:45 WIB

Waksekjen Golkar Ace Hasan Syadzily
Waksekjen Golkar Ace Hasan Syadzily Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gerindra menyebut koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin dibentuk atas dasar kesepakatan bagi-bagi kursi. Hal itu didasari oleh harapan PKB mendapatkan 10 kursi menteri jika paslon nomor urut 01 menang.

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace hasan Syadzily, membantah pernyataan Gerindra tersebut.

"Soal kursi kabinet itu hak prerogatif Presiden. Kami disatukan dalam satu kesepakatan bersama untuk membangun Indonesia maju, bukan menginginkan Indonesia punah atau bubar. Kami solid mendukung dan bekerja mendukung Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf," ujar Ace kepada wartawan, Selasa (29/1).


"Ahmad Dhani Adalah Martir Kemenangan Prabowo-Sandiaga"

Politikus Golkar ini mengatakan, pihaknya belum membicarakan soal pembagian kursi. Ace menyebut, kursi di kabinet adalah hak prerogati presiden.

Tim Prabowo: Koalisi Sebelah Dibangun dengan Kesepakatan Bagi-bagi Kursi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata