logo


Investasi di Indonesia, Jepang Bidik Empat Sektor Perikanan Ini

Pertemuan antar kedua negara ini dapat menjadi ajang pertukaran informasi peluang bisnis dan investasi,

29 Januari 2019 17:04 WIB

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Rifky Effendi Hardijanto
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Rifky Effendi Hardijanto Jitunews/Riana

Rifky menyebut, sedikitnya ada empat sektor investasi di sektor perikanan Indonesia yang dilirik Jepang, yakni logistik, rantai dingin, trading, dan processing.

"Ini lagi bisnis matching, logistik, rantai dingin, trading processing, empat bidang ini. Saya juga berharap Jepang mau pindahkan kegiatan processing ke sini. Saat ini yang sudah seperti itu adalah belut laut atau sidat, sudah processing. Jadi, orang Jepang di sana tinggal makan saja," beber Rifki.

Soal target investasi, secara keseluruhan kata Rifki, target investasi di sektor perikanan pada tahun ini mencapai Rp 4 triliun.


KKP: Asuransi Pembudidaya Lindungi Saat Bencana Alam

Menurutnya, saat ini Singapura menduduki peringkat pertama sebagai investor terbesar di sektor perikanan Indonesia dengan nilai hampir Rp 1 triliun. Sedangkan untuk Jepang, hanya menduduki peringkat ketiga teratas dengan nilai sebesar Rp 500 miliar.

“Mengenai target secara khusus, ya Jepang bisa mengejar Singapura. Kurang lebih capai angka Rp 1 triliun,” tandas Rifki.

Sebagai informasi, hubungan bilateral Indonesia dengan Jepang telah berlangsung lebih dari 60 tahun.

Berbagai kerjasama yang mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia terus ditingkatkan, diantaranya kerjasama pembangunan infrastruktur pendukung dan fasilitas logistik di beberapa Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), penyelenggaraan business forum dan pameran, riset/kajian maupun studi banding melalui organisasi seperti JICA dan JETRO.

Dalam hal kerjasama investasi dan perdagangan, pada tahun 2017 Jepang menduduki peringkat ketiga sebagai negara investor terbesar di sektor perikanan dengan nilai investasi Rp 151,38 miliar (atau sebesar 9,18% dari total nilai investasi asing), dan menduduki peringkat kedua sebagai negara importir terbesar produk perikanan Indonesia, dengan nilai ekspor Indonesia ke Jepang mencapai USD 672,44 juta.

 

Keren! 13 Negara Belajar Minapadi di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Riana