logo


Investasi di Indonesia, Jepang Bidik Empat Sektor Perikanan Ini

Pertemuan antar kedua negara ini dapat menjadi ajang pertukaran informasi peluang bisnis dan investasi,

29 Januari 2019 17:04 WIB

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Rifky Effendi Hardijanto
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Rifky Effendi Hardijanto Jitunews/Riana

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Para pejabat tinggi Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) melakukan pertemuan dengan belasan pengusaha asal Jepang yang bergerak di bidang perikanan dan usaha pendukungnya atau yang tergabung dalam Japan External Trade Organization (Jetro), di Gedung Mina Bahari IV KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (29/1).

Adapun, maksud pertemuan yang bertajuk ‘Indonesian-Japan Business and Investment Forum: Shapping Partnership For Sustainable Marine and Fisheries Development’ tersebut adalah membahas dan menjajaki peluang bisnis di sektor perikanan antar kedua belah pihak.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Effendi Hardijanto, menyebut, pertemuan antar kedua negara ini dapat menjadi ajang pertukaran informasi peluang bisnis dan investasi, meningkatkan jejaring bisnis antar pelaku usaha kedua negara, hingga terwujudnya kesepakatan bisnis diantara keduanya.


KKP: Asuransi Pembudidaya Lindungi Saat Bencana Alam

“Pertemuan ini akan membuka peluang besar investasi dalam bidang perikanan, terutama pada pembangunan fasilitas sistem rantai dingin (cold chain) dari hulu perikanan hingga hilir. Sebagaimana diketahui, selama ini peta ekspor perikanan Indonesia masih tersentralisasi dari area Indonesia selatan dari Jakarta, Surabaya dan Denpasar. Oleh sebab itu, kita ingin bangun direct logsitik dari Indonesia timur, yang punya potensi Sulawesi bisa di Makassar atau Bitung," papar Rifki, di Jakarta, Selasa (29/1).

"Mudah-mudahan, teman-teman bisa bertemu dan bisa menghasilkan bisnis-bisnis opportunity yang bisa di eksekusi dalam jangka pendek, menengah dan jangka panjang," sambungnya.

Keren! 13 Negara Belajar Minapadi di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Riana