logo


Kemenkeu Merasa Dihina Prabowo, PAN: Itu Logika Ngawur

PAN menyebut kritik yang ditujukan kepada Menkeu tidak bisa disamakan dengan menghina Kemenkeu

29 Januari 2019 06:22 WIB

Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo.
Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo. Detik.com

"Pertama, saya harap yang bersangkutan (Nufransa) membaca lagi UU Nomor 16 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 6. Di situ disebut Menteri Keuangan menjadi salah satu penerima kuasa dari presiden dalam pengelolaan keuangan negara selaku pengelola fiskal dan wakil pemerintah dalam kepemilikan kekayaan negara yang dipisahkan. Kedua, baca UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, khususnya Pasal 1 butir 1 dan 2, Pasal 5 ayat 2, Pasal 6, Pasal 9 ayat 2. Baca juga Bab IV dan Bab V dari UU tersebut," papar Dradjad.

"Saya tidak akan kutip semua pasal dan bab di atas. Yang bersangkutan bisa membaca sendiri. Tapi di Pasal 1 disebut, kementerian negara adalah perangkat pemerintah yang membidangi urusan tertentu dalam pemerintahan, sementara menteri adalah pembantu presiden yang memimpin kementerian," imbuhnya.

Politikus PAN ini juga meminta Nufransa untuk kembali mendengarkan ucapan Prabowo. Dradjad menegaskan bahwa yang disebut Prabowo adalah Menkeu bukan Kemenkeu.


Jan Ethes Jadi Pro Kontra, PSI: Kubu Prabowo-Sandi Sudah Panik dan Takut

"Ketiga, teliti dan dengar baik-baik apa yang diucapkan Mas Prabowo. Apakah Prabowo menyebut Menteri Keuangan atau Kementerian Keuangan? Jelas sekali yang disebut Mas Bowo (Prabowo) adalah 'Menteri Keuangan'. Jelas juga bahwa kedua UU di atas membedakan antara menteri dengan kementerian dan apa saja tupoksi Menteri Keuangan," jelasnya.

Ramai #PrabowoHinaKemenkeu, PKS: Beliau Ingin Mengingatkan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata