logo


Kunci Pembebasan Baasyir Tak Lagi Jokowi, "Negara Sudah Katakan..."

"Ya kalau tidak ada sesuatu yang berubah dari pikiran beliaunya, ya begitu"

28 Januari 2019 21:11 WIB

Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba\'asyir.
Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan kunci kebebasan Abu Bakar Baasyir tak lagi Jokowi atau pemerintah, melainkan Baasyir sendiri.

"Tergantung kembali kepada beliaunya (Abu Bakar Baasyir), karena negara sudah mengatakan tidak ada yang bisa dinegosiasikan terhadap NKRI dan Pancasila, itu kunci," jelas Moeldoko yang Jitunews kutip dari Viva.co.id (28/1).

Baca Juga: Kubu Jokowi Sebut Ucapan Hashim Penuh Kontroversi dan Bisa Melukai Perasaan Umat Beragama


Meskipun Enggan Taati Pancasila, Putra Baasyir Ungkap Sosok Ayahnya, "Tidak Pro dengan ISIS"

Kamu Sulit Tidur? Jangan-jangan Kamu Alami Masalah Kesehatan Ini

Syarat kunci tersebut yang belum dilaksanakan oleh Baasyir. Menurut Moeldoko, jika Baasyir ngotot tidak memenuhi syarat tersebut, maka kebebasan yang diberikan Jokowi dari hukuman penjara bisa batal.

"Ya kalau tidak ada sesuatu yang berubah dari pikiran beliaunya, ya begitu (batal)," lanjutnya.

Seperti yang kita ketahui, pembebasan Baasyir batal karena dirinya tak mau menandatangani ikrar setia pada Pancasila dan NKRI.

Baasyir Batal Bebas, Demokrat: Inilah Rezim Jokowi, Mengurus Negara Asyik Sendiri

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata