logo


Hashim Akan Menjadi Penjamin Prabowo, Netizen Bilang "Penjamin? Patung Zaman Syailendra Aja, Dibawa Kabur"

"Kakak saya dan kakak ipar saya Katolik, mereka adalah jaminan untuk ibu"

28 Januari 2019 15:00 WIB

Anggota Badan Legislatif DPR RI Hashim Djojohadikusumo
Anggota Badan Legislatif DPR RI Hashim Djojohadikusumo net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo menegaskan akan menjadi penjamin kakaknya, Prabowo Subianto tak akan mendirikan negara Islam atau khilafah.

Awalnya, pada acara dialog kebangsaan di Kebayoran Baru, Jakarta (27/1), ada seorang wanita yang menyampaikan pertanyaan kepada Hashim. Pertanyaan tersebut berhubungan dengan dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Front Pembela Islam (FPI) kepada Prabowo adakah kaitannya dengan pembentukan negara Khilafah.

Baca Juga: Amien Rais Sebut Media Massa Pelacur Intelektual, Kubu Jokowi Bilang "Menggambarkan Dirinya Syahwat..."


Mengaku Sakit Hati Disindir Prabowo, Netizen Justru Minta Menkeu Mengundurkan Diri

Adik Prabowo Terima Dukungan dari Cucu dan Cicit PKI, Kecuali Setan, Netizen: Persis Pemulung...

"Maka saya sampaikan ibu, apa yang menjamin Pak Prabowo nanti tidak bikin negara Khilafah? Ya saya adalah jaminan ibu. Kakak saya dan kakak ipar saya Katolik, mereka adalah jaminan untuk ibu," jawab Hashim yang Jitunews kutip dari Tempo.co (27/1).

Pernyataan Hashim tersebut dikomentari oleh netizen. Seperti pantauan Jitunews pada artikel "Hashim: Saya Penjamin Prabowo Tak Akan Dirikan Khilafa" di Babe (27/1).

Radja Widjaja II, Penjamin? Patung zaman Syailendra aja kamu bawa kabur.

Tak Hanya Digunakan Saat Olahraga, Garmin Forerunner 645 Music Bisa untuk Kegiatan Sehari-hari

Lung Alung, Jamin jamin, emang elu siapa? Anies juga dijamin sama Wowo, apa hasilnya? Tuh begitu kelihatan condong kemana.

Sugeng Sonten, Masak seorang Hashim bisa menjamin hal yang sangat sensitif dan besar seperti khilafah, itu sudah setingkat tanggung jawab negara. Memang Hashim punya kekuatan apa, ngomong kok sesuka hati.

Prabowo Ungkap Kriteria Menterinya, Tak Perlu Pintar Asalkan Hatinya Bersih

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata