logo


Marak Kasus Pelecehan dan Kekerasan, Adjeng Ratna: Karena Hukumannya Sangat Ringan

Hukuman yang dipakai oleh Indonesia adalah peninggalan Belanda sehingga hukuman tersebut sudah tidak cocok dengan kondisi yang ada saat ini

25 Januari 2019 16:48 WIB

Tokoh Perempuan Jawa Barat yang juga merupakan mantan Anggota DPR RI Komisi I, Adjeng Ratna Suminar
Tokoh Perempuan Jawa Barat yang juga merupakan mantan Anggota DPR RI Komisi I, Adjeng Ratna Suminar Jitunews/Riana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hukuman yang terlalu ringan disebut sebagai faktor utama makin maraknya kasus pelecehan dan kekerasan terhadap kaum perempuan di Indonesia.

Tokoh Perempuan Jawa Barat, Adjeng Ratna Suminar, mengatakan bahwa pelaku kejahatan terhadap perempuan hanya diharuskan membayar denda puluhan ribu dan satu tahun mendekam di penjara.

“Itulah penyebab utama di Indonesia yang mana akhirnya pelecehan terhadap perempun sangat banyak, ya karena hukumannya sangat ringan,” ujar Adjeng, di Forum Jitu ‘Perang Terhadap Prostitusi Online dan Kejahatan pada Perempuan’ yang diselenggarakan Jitunews.com, Kamis (24/1).


Ini Tips Tokoh Perempuan Agar Generasi Muda Tak Terjerumus Prostitusi

Calon Anggota DPR RI dari PDIP ini menjelaskan bahwa hukuman yang dipakai oleh Indonesia adalah peninggalan Belanda sehingga hukuman tersebut sudah tidak cocok dengan kondisi yang ada saat ini.

Remisi Pembunuh Wartawan Jadi Polemik, Jokowi: Tanyakan ke Menkum HAM

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata